ADVERTISEMENT

Puluhan Rumah, Sekolah hingga Gereja di Aceh Rusak Diterpa Angin Kencang

Yulida Medistiara - detikNews
Jumat, 07 Jan 2022 12:56 WIB
Puluhan Rumah, Sekolah hingga Gereja di Aceh Rusak Diterpa Angin Kencang
Rumah rusak akibat angin kencang di Kabupaten Aceh (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Puluhan rumah di Kabupaten Aceh Tenggara rusak berat usai diterpa angin kencang. Selain itu, sejumlah fasilitas umum dan rumah ibadah turut terdampak.

"Sebanyak 29 unit rumah rusak berat. Selain itu terdapat fasilitas umum dan rumah ibadah yang terdampak yakni Sekolah Dasar Bunga Melur, dan 2 gereja mengalami rusak sedang," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya, Jumat (7/1/2022).

Peristiwa ini terjadi setelah hujan disertai angin kencang yang berdampak di dua kecamatan pada Kamis (6/1) malam. Kedua titik lokasi bencana tersebut berada di Desa Lawe Sagu Hulu, Desa Mbacang Racun yang terletak di Kecamatan Lawe Bulan, dan Desa Tenembak Lang-lang di Kecamatan Deleng Pokhkison.

"BPBD Kabupaten Aceh Tenggara segera menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pendataan cepat dan data sementara tercatat 32 KK terdampak atas kejadian ini," ujar Abdul.

Hingga kini, BPBD Kabupaten Tenggara melaporkan jaringan komunikasi akibat angin kencang tersebut tidak terganggu. Sedangkan kondisi dilapangan mulai kondusif.

Sementara itu, BMKG telah menyampaikan informasi peringatan dini wilayah Provinsi Aceh pada Jumat (7/1) untuk waspada potensi hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Aceh Tamiang, Bireun, Bener Meriah, Aceh Tengah, Leuser, dan Cot Girek.

Puluhan Rumah, Sekolah hingga Gereja di Aceh Rusak Diterpa Angin KencangPuluhan Rumah Rusak Diterpa Angin Kencang (Foto: Dok. Istimewa)

BNPB mengingatkan masyarakat dan pemerintah di tingkat Kabupaten/Kota maupun Kecamatan/Desa untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi bahaya hidrometeorologi.

"Saat terjadi angin kencang, bagi masyarakat yang berada di luar rumah, disarankan agar menghindari bangunan tinggi, tiang listrik, papan reklame, dan pohon. Apabila sedang dalam perjalanan, sebisa mungkin berhenti dan mencari tempat berlindung yang aman," ungkapnya.

(yld/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT