Batavia Air yang Tergelincir Sempat Mengudara 1.000 Kaki
Jumat, 05 Mei 2006 10:46 WIB
Jakarta - Pesawat Batavia Air nomor penerbangan 843 jurusan Jakarta-Ujung Pandang-Merauke tergelincir di Bandara Soekarno-Hatta. Pesawat itu mengalami masalah di sistem hidrolik. Padahal pesawat itu sempat mengudara hingga 1.000 kaki."Pesawat sebelumnya sudah take off, namun saat ketinggian 1.000 kaki, warning system menyala karena ada masalah di sistem hidrolik. Akhirnya kapten memutuskan kembali ke Bandara Soekarno-Hatta," kata Public Relations Manager Batavia Air Anton Situmeang kepada detikcom, Jumat (5/5/2006) pukul 10.20 WIB.Anton menjelaskan bahwa pesawat mendarat kembali di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 05.10 WIB. Saat itu pesawat mengangkut 121 penumpang."Memang ada 3 orang yang mengalami luka. Mereka lebih disebabkan karena shock. Kita akan tetap bertanggung jawab. Kita akan memanggung klaim mereka," ujar dia.Pihak Batavia Air, lanjut Situmeang, kini sudah menerbangkan para penumpang ke Ujung Pandang (Makassar). "Dari 121 penumpang, yang bersedia diterbangkan lagi sebanyak 90 orang. Sisanya cancel," terang Anton Situmeang.Hingga pukul 10.30 WIB, proses evakuasi atas pesawat Batavia Air masih terus dilakukan untuk menarik pesawat itu dari sisi selatan landasan pacu Bandara Soekarno-Hatta agar tidak mengganggu penerbangan lainnya.
(san/)











































