Kantor Dinas Sosial Kendari Terbakar, Kerugian Ditaksir Lebih dari Rp 1 M

Antara News - detikNews
Jumat, 07 Jan 2022 02:21 WIB
Kantor Dinas Sosial Kendari, Sultra terbakar
Kantor Dinas Sosial Kendari terbakar (Foto: Siti Halina/detikcom)
Jakarta -

Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) terbakar. Kerugian akibat kebakaran itu ditaksir lebih dari Rp 1 miliar.

"Saya belum bisa memastikan, tapi kalau bangunan ini tentu saya pikir barangkali di atas Rp 1 miliar," kata Kepala Dinas Sosial Kendari Abdul Rauf di Kendari, seperti dilansir dari Antara, Jumat (7/1/2022).

Rauf menyebut besaran nominal tersebut hanya taksirannya saja. Namun untuk kerugian secara pasti dari kebakaran gedung Dinas Sosial yang terjadi pada Rabu (5/1) sekitar pukul 18.00 WITA masih akan dilakukan pendataan.

"Saya bukan ahli tafsir, jadi saya tidak bisa mengukur ini berapa besar kerugiannya secara pasti. Mungkin teman-teman dari aset akan menghitung membantu saya," ujar dia.

Dia mengaku jika data-data fisik masyarakat Kota Kendari penerima bantuan sosial yang tersimpan di dalam komputer habis terbakar. Meski begitu semua data masih dapat diakses kembali.

"Kalau data fisik kita sudah habis hangus terbakar, tetapi kan sekarang semua data bansos ini berbasis aplikasi, jadi saya pikir kalau sudah terpasang listrik, kita pasang kembali WIFI, Insyaallah semua akan terkoneksi dengan pusat (Kementerian Sosial) dan itu akan secara otomatis dia akan muncul semua nama-nama penerima bansos, jadi tidak ada masalah," ucapnya.

Kebakaran gedung Dinas Sosial Kendari turut menghanguskan beberapa fasilitas kantor di antaranya komputer, meja, lemari, hingga atap termasuk satu unit kendaraan roda dua milik pegawai ikut terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa atas insiden ini.

Meski telah terjadi kebakaran, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat pihaknya mendirikan tenda tepat di halaman kantor tersebut sehingga layanan kepada masyarakat tetap maksimal.

"Kalau soal penyebab kebakaran saya belum bisa menjawab, karena tadi juga sudah ada pihak forensik yang langsung datang mencek, hanya kantor ini memang sudah cukup usia tua," kata Rauf.