Kejagung Tangkap Petani di Bengkulu Diduga Korupsi APBD Desa Rp 400 Juta

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 06 Jan 2022 23:14 WIB
Buronan petani di Bengkulu ditangkap Kejagug
Buron petani di Bengkulu ditangkap Kejaksaan Agung (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap S, buron kasus korupsi penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Karya Pelita, Kecamatan Marga Sakti Sebelat, Kabupaten Bengkulu Utara, Tahun 2017. S yang berprofesi sebagai petani itu merupakan buronan Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara.

"Pada Kamis 6 Januari 2022 pukul 17:40 WIB, Tim Tabur Kejaksaan Agung berhasil mengamankan buronan tindak pidana korupsi penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Karya Pelita Kecamatan Marga Sakti Sebelat, Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2017, yang merupakan buronan dari Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan pers tertulis, Kamis (6/1/2022).

"Identitas tersangka yang diamankan S alias US. Pekerjaan petani," sambungnya.

Leonard menerangkan S diamankan sore tadi di Perumahan Cahaya Darussalam 2, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. S sebelumnya telah masuk daftar pencarian orang (DPO) setelah berulang kali tidak datang memenuhi panggilan sebagai tersangka oleh Kejari Bengkulu Utara.

"Tersangka S alias US diamankan di Perumahan Cahaya Darussalam 2, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat karena ketika dipanggil sebagai tersangka oleh jaksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Utara. Tersangka tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut dan karenanya yang bersangkutan dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) hingga akhirnya tersangka S alias US berhasil diamankan setelah pencarian diintensifkan oleh Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung," kata Leonard.

Leonard menjabarkan S telah menjadi tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara (P-8) Nomor: Print-02/N.7.12/Fd.1/11/2018 tertanggal 2 November 2018 dan Nomor: Print-02A/L.7.12/Fd.1/06/2019 tertanggal 19 Juni 2019. Leonard menyebut perbuatan S menimbulkan kerugian sebesar Rp 400.287.193.

"S alias US merupakan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Karya Pelita Kecamatan Marga Sakti Sebelat Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2017 sehingga menimbulkan kerugian sebesar Rp 400.287.193," ungkap Leonard.

S kini telah dititipkan di Rutan Salemba Cabang Kejari Jakarta Selatan. S akan diberangkatkan besok ke Bengkulu Utara dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Saat ini tersangka S alias US dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan selanjutnya Tersangka akan diberangkatkan ke Bengkulu Utara pada Jumat 7 Januari 2022 dengan mematuhi protokol kesehatan," kata Leonard.

(whn/maa)