Ribut Batas Tanah, Pasutri di Kolaka Sutra Dibacok Tetangga

Sitti Harlina - detikNews
Kamis, 06 Jan 2022 11:05 WIB
Klitih Itu Apa? Pergeseran Makna di Balik SriSultanYogyaDaruratKlitih
Ilustrasi pembacokan (dok. detikcom)
Kolaka -

Pasangan suami-istri (pasutri) inisial LB (72) dan S (66) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), ditebas oleh tetangganya sendiri inisial M (64). Penyebabnya adalah ribut masalah batas tanah.

"Akses jalan yang sering dilalui terlapor menuju lokasi tanahnya sudah menyempit akibat adanya pembangunan fondasi rumah, sedangkan menurut terlapor lokasi jalan tersebut sudah dihibahkan korban ke terlapor pada saat membeli tanah korban untuk akses jalan menuju lokasi tanah terlapor yang terletak di belakang rumah korban," kata Kasubsi Penmas Humas Polres Kolaka Aipda Riswandi dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (6/1/2022).

Pembacokan terjadi di Dusun 2, Desa Bende, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, pada Rabu (5/1).

"Sekitar pukul 07.00 Wita, terlapor M datang di lokasi tanah miliknya yang terletak di belakang rumah korban, lalu terlapor memindahkan patok batas tanah. Setelah itu, terlapor masuk ke dalam rumah korban untuk memanggil korban keluar dari rumah melihat batas tanah tersebut. Pada saat korban, yang merupakan pasutri ini, melihat batas tanah, mereka berselisih paham dan terjadi adu mulut," jelasnya.

Setelah itu, pelaku M memukul istri korban inisial S. Namun, karena korban terus berbicara, pelaku membacoknya.

"Setelah adu mulut, terlapor memukul S menggunakan tangan, namun korban S masih berbicara, sehingga langsung memarangi korban S pada bagian bahu sebelah kiri, kemudian mengejar korban LB, namun korban terjatuh sehingga dengan leluasa terlapor memarangi korban LB pada bagian kepala," lanjutnya.

Riswandi menuturkan, akibat kejadian tersebut, korban LB mengalami luka robek pada wajah dan pergelangan tangan kanan putus, sementara S mengalami luka robek pada bahu sebelah kanan.

"Saat ini terlapor sudah diamankan di Polres Kolaka untuk dimintai keterangan," pungkasnya.

(nvl/nvl)