Polri Jelaskan Dugaan Tindak Pidana di Kasus Cuitan Ferdinand Hutahaean

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 06 Jan 2022 00:17 WIB
Ferdinand Hutahaean
Ferdinand Hutahaean (Foto: detikcom)
Jakarta -

Ferdinand Hutahaean dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait cuitan 'Allahmu lemah'. Polri menjelaskan dugaan tindak pidana dalam laporan yang disampaikan Haris Pertama tersebut.

"Ini kan dugaan tindak pidana yang dapat menerbitkan keonaran. Tentu ini dilakukan secara adil. Transparan dan berkeadilan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, kepada wartawan, Rabu (5/1/2022).

Ramadhan mengatakan pihaknya bakal memanggil Ferdinand Hutahaean selaku terlapor. Namun, dia menyebut pihaknya lebih dulu mengumpulkan bukti-bukti.

"Tentu penyidik akan mengumpulkan bukti-bukti sampai cukup, pasti nantinya akan dipanggil. Kita tunggu saja," tuturnya.

Dia menjamin polisi bakal memproses laporan tersebut. Menurutnya, penyidik bakal bekerja secara profesional.

"Penyidik Polri dan penyidik Bareskrim Polri melakukan setiap pelaporan tindak pidana yang dilaporkan secara profesional. Ini baru di laporkan tadi, dan proses ini akan ditindak lanjuti," ujarnya.

Selain itu, dia mengatakan Bareskrim juga langsung memeriksa tiga saksi terkait kasus ini. Tiga saksi itu ialah pelapor dan dua saksi lainnya, Namun Ramadhan belum menjelaskan detail apa saja yang ditanyakan kepada tiga orang itu.

"Malam ini dilakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi," kata Ramadhan.

Ramadhan menyebut Ferdinand dilaporkan terkait dugaan menyebarkan informasi bermuatan permusuhan berdasarkan SARA, menyebarkan pemberitaan bohong yang dapat menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 a ayat 2 juncto pasal 28 ayat 2 UU 11 tahun 2008 tentang ITE dan juga pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 KUHP.

Simak video 'Cuitan 'Allahmu Lemah' Ferdinand Hutahaean Berbuntut Panjang':

[Gambas:Video 20detik]