Membedah Pasal yang Dipakai Jaksa Tuntut Gaga Muhammad 4,5 Tahun Penjara

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 05 Jan 2022 15:08 WIB
Gaga Muhammad
Gaga Muhammad (Noel/detikcom)
Jakarta -

Gaga Muhammad dituntut 4,5 tahun penjara dalam sidang kasus kecelakaan yang mengakibatkan Laura Anna lumpuh. Tuntutan itu jadi sorotan di media sosial dengan alasan dianggap terlalu ringan.

Sidang tuntutan Gaga Muhammad digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Selasa (4/1/2022). Sidang tuntutan berarti jaksa membacakan tuntutan yang diajukan kepada hakim berdasarkan jalannya sidang.

Jaksa menggunakan Pasal 310 ayat 3 Undang-undang Lalu Lintas untuk menuntut Gaga Muhammad. Aturan itu berisi ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara bagi orang yang mengemudikan kendaraan dan lalai sehingga mengakibatkan kecelakaan dan korban luka berat. Dalam aturan itu, orang tersebut juga bisa terancam denda maksimal Rp 10 juta.

Berikut bunyi lengkap pasal 310 ayat 3 UU Lalu Lintas:

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (4), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta Rupiah)

Dalam sidang Gaga Muhammad, jaksa menuntut agar Gaga Muhammad dijatuhi hukuman penjara 4,5 tahun dengan menggunakan pasal yang ancaman hukuman maksimalnya 5 tahun penjara.

"Menjatuhkan pidana penjara 4 tahun 6 bulan dan denda Rp 10 juta yang apabila tidak dibayarkan diganti dengan pidana 2 bulan penjara," kata jaksa saat sidang.

Tuntutan dalam sidang bukanlah vonis atau putusan akhir yang dijatuhkan oleh hakim. Setelah jaksa membacakan tuntutan, tahap selanjutnya adalah terdakwa (dalam hal ini Gaga Muhammad) membacakan pleidoi atau nota pembelaan.

Nantinya, hakim akan menjatuhkan vonis atau putusan untuk terdakwa. Vonis tersebut bisa sama, lebih berat, atau lebih ringan daripada tuntutan jaksa yang sebelumnya dibacakan.

Komisi Kejaksaan: Tuntutan 4,5 Tahun ke Gaga Muhammad Sudah Tepat

Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak), Barita Simanjuntak, mengatakan secara prinsip tuntutan jaksa berdasarkan pedoman atau SOP-nya, kemudian di dalam pedoman tersebut terdapat hal-hal dasar mengenai lamanya tuntutan (tuntutan pidana atau straafmat) dan hal yang memberatkan ataupun yang meringankan. Menurut Barita, SOP tersebut telah menjadi dasar tuntutan pidana dan tidak boleh melebihi ancaman hukuman yang diatur dalam norma hukum KUHP dan KUHAP.

Diketahui, Gaga Muhammad dituntut Pasal 310 ayat 3 Undang-Undang tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Jaksa menuntut Gaga Muhammad hukuman pidana penjara selama 4,5 tahun.

Menurut Barita, tuntutan tersebut telah tepat karena telah mendekati ancaman pidana maksimal 5 tahun yang diatur di dalam pasal tersebut.

"Tuntutan 4,5 tahun dari ancaman pidana 5 tahun menurut kami sudah tepat, sebab jaksa penuntut umum (JPU)-lah yang hadir dalam persidangan yang dapat menilai fakta-fakta persidangan dan akhirnya mengaitkannya dengan pedoman/SOP," kata Ketua Komjak Barita Simanjuntak dalam keterangannya, Rabu (5/1/2022).

Selengkapnya halaman berikutnya.

Simak Video 'Serba-serbi Sidang Tuntutan Gaga Muhammad':

[Gambas:Video 20detik]