Sabtu, Megawati Kumpulkan 148 Kepala Daerah di Surabaya

Sabtu, Megawati Kumpulkan 148 Kepala Daerah di Surabaya

- detikNews
Kamis, 04 Mei 2006 22:38 WIB
Surabaya - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri mengundang 148 kepala daerah yang terpilih melalui partai tersebut, ditambah 143 Ketua DPRD, untuk audiensi di Kota Surabaya.Acara yang berlangsung dua hari itu, 6-7 Mei 2006, di Hotel JW Marriott Surabaya, dimaksudkan untuk mencari model pemerintahan dan pembangunan lokal yang terbilang sukses oleh PDIP."Apa yang dimaksud sukses? Platform Piagam Perjuangan milik PDIP telah memberikan amanat jelas, yakni harus berpihak pada wong cilik. Jadi, ukuran sukses bagi kader PDIP adalah keberhasilan mengelola pemerintahan dan pembangunan yang berpihak pada kepentingan umum, terutama rakyat kecil," ujar Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sutjipto, di Kantor DPD PDI P Jatim, Jl Kendangsari, Surabaya, Kamis (4/5/2006).Ia menjelaskan, di era otonomi daerah saat ini, kreativitas dan improvisasi merupakan syarat mutlak bagi kepala daerah untuk menghasilkan pengelolaan pemerintahan dan pembangunan yang pro-rakyat. Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah yang diketuai Sutjipto telah mencatat sejumlah bupati dan walikota yang dinilai sukses."Jadi, bisa dikata sebagai produk lokal genius dari PDIP. Di forum audiensi itu, kisah sukses mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi satu sama lain untuk berpacu memajukan daerahnya masing-masing."Ini tentu saja membutuhkan komitmen yang kuat dan kerja keras," ujar Ketua Panitia Lokal Bambang DH mendampingi Sutjipto.Selain kreativitas, model pembangunan PDIP juga ditopang oleh pondasi yang kokoh, yakni dijalankannya konsep tiga pilar: kerjasama erat eksekutif-legislatif-partai politik."Tiga pilar itu menjadi konsep sekaligus kekuatan spesifik PDIP di berbagai daerah. Ini yang membuat pengambilan kebijakan publik menjadi lebih mudah, dan di pihak lain penyerapan aspirasi rakyat dapat dijalankan maksimal," ujar Sutjipto.Kepala daerah yang dinilai sukses itu, diantaranya Bupati Bantul Idham Wisesa yang berhasil melahirkan terobosan-terobosan kebijakan untuk mengintervensi pasar, sehingga tercipta stabilitas harga komoditas pertanian yang amat menguntungkan petani.Dia juga berhasil menekan angka pengangguran, memberantas renternir di kalangan para bakul pasar, dan mengatasi anak-anak putus sekolah.Juga kisah sukses Bupati Purbalingga Triyono Budi Sasongko yang berhasil menekan angka pengangguran dengan program Proyek Padat Karya Pangan, yakni program padat karya yang menyerap para penganggur, dimana mereka diupah 2,5 kilogram beras untuk empat jam kerja.Kebijakan ini telah menimbulkan efek berantai lain, yakni terbelinya beras petani dengan harga menguntungkan serta terserapnya bahan-bahan material lokal untuk proyek padat karya. Ia juga berhasil menggalang gerakan merehab rumah warga miskin. Dalam empat tahun, pemerintahannya telah memperbaiki 6.700 rumah.Di Surabaya, Walikota Bambang DH dinilai berhasil menerapkan e-procurement atau lelang proyek secara terbuka melalui internet, yang ide awalnya memang untuk mengikis penyakit korupsi, kolusi dan nepotisme antara birokrasi dan pengusaha rekanan.Dari Jembrana, Bali, Bupati I Gde Wisesa telah berhasil menjalankan kebijakan yang sangat populis, yakni menggratiskan pendidikan dan kesehatan yang menguntungkan warga miskin.Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Saleh Ismail Mukadar, mengatakan jajaran partai yang dia pimpin telah mempersiapkan diri untuk menjamu para tamu dari berbagai daerah. "Atribut PDIP, juga spanduk, akan kami pasang meriah di berbagai tempat, terutama mulai Bandara Juanda Sidoarjo hingga lokasi acara. Kami berniat untuk membagi kebanggaan pertemuan ini dengan warga Kota Surabaya," ujar Saleh.Ia mengatakan, forum itu menunjukkan bahwa PDIP berangsur-angsur ke luar dari stereotype "partai pinggiran" setelah 32 tahun dimarginalisasi oleh rezim Orde Baru. "Saat ini telah bermunculan orang-orang cerdas dari rahim PDIP. Saya kira, dalam perjalanan ke depan, partai kami akan terus berpacu untuk memodernisasi diri. Kami telah belajar, bahwa partai sekuat apa pun akan runtuh jika gagal memperjuangkan nasib rakyat," ujar Saleh. (ary/)


Berita Terkait