Kades 2 Periode di Jeneponto Sulsel Ditangkap karena Kasus Ijazah Palsu

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 05 Jan 2022 12:20 WIB
Ilustrasi Ijazah Palsu. Andhika Akbarayansyah/Infografis.
Ilustrasi ijazah palsu. (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Jeneponto -

Muhammad Said, kepala desa (kades) dua periode di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditetapkan jadi tersangka kasus dugaan pemalsuan ijazah. Tersangka ditahan polisi.

"Sesuai kewenangan penyidik, kami telah melakukan penahanan," kata Kanit III Satreskrim Polres Jeneponto Ipda Uji Mugni kepada detikcom, Rabu (5/1/2022).

Tersangka merupakan Kades Pappalluang, Kecamatan Bangkala Barat, Jeneponto. Dia terpilih pada periode pertama pada 2016 dan kembali terpilih untuk periode kedua pada 2021.

"Tahun 2016 memang sudah ada informasi (dugaan pemalsuan dokumen), tapi saat itu kami belum ada alat bukti yang kuatlah," kata Uji.

Kemudian pada 2021, penyidik kembali mengusut kasus tersebut sehingga baru menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menjerat tersangka.

"Naik sidik 27 Desember 2021, penetapan tersangka 31 Desember, hingga langsung dilakukan penahanan," katanya.

Saat dimintai penjelasan mengenai dokumen apa yang dipalsukan oleh tersangka, Ipda Uji enggan mengungkapnya lebih jauh. Tapi dia tak menampik terkait pemalsuan ijazah.

"Maaf terkait materi itu. Memang yang beredar di masyarakat bahwa ijazah palsu," katanya.

Tersangka Muhammad Said kini dijerat penyidik dengan Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Dokumen.

(hmw/nvl)