Ketua DPRD Bekasi Maklumi Walkot Anggarkan Karangan Bunga Rp 1,1 M

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 05 Jan 2022 06:41 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi
Foto: Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (Isal Mawardi/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Kota Bekasi menganggarkan Rp 1,1 miliar untuk pengadaan karangan bunga. Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J Putro memaklumi pengadaan karangan bunga itu sebagai bentuk kehadiran kepala daerah di tengah-tengah masyarakatnya.

"Memang dimaklumi tidak mungkin pak wali kota itu menghadiri semuanya. Sehingga karangan bunga dapat diwakili pertama kehadiran beliau memenuhi undangan," kata Chairoman kepada wartawan, Selasa (4/12/2021).

Dia menilai pemberian karangan bunga merupakan bentuk penghargaan dari wali kota kepada pihak yang mengundang. Sehingga, kata dia, karangan bunga dapat dipandang sebagai media untuk menghormati pihak yang mengundang.

"Di sisi lain memang tokoh masyarakat bahkan masyarakat umum bisa dikatakan mengharapkan bahkan merasa dihargai, bahkan mereka yang keluarganya mendapat musibah kematian itu akan merasa dihargai apabila diberikan ucapan duka dari orang yang dipandang di masyarakat," ucapnya.

Selain itu, Chairoman menyebut bahwa karangan bunga menjadi penyambung rasa untuk memelihara komunikasi antara kepala daerah dengan rakyatnya. Menurutnya, pemberian karangan bunga sudah menjadi tradisi di masyarakat Indonesia.

"Saya melihatnya masih wajar, wali kota memang dituntut membutuhkan itu. Di sisi lain masyarakat kita memang dengan tradisi yang ada, merasa dihargai, sekalipun tidak hadir tapi karangan bunga mewakili kehadiran dari kepala daetah," ujarnya.

Seperti diketahui, Pemkot Bekasi menganggarkan Rp 1,1 miliar untuk pengadaan karangan bunga. Anggarannya berasal dari APBD 2022.

Dilihat detikcom dari situs LPSE Kota Bekasi, tender pengadaan karangan bunga itu diberi nomor 19841359. Tender tersebut berada pada satuan kerja Sekretariat Daerah Pemkot Bekasi. Tender dibuat pada 30 November 2021.

"Tahun anggaran APBD 2022. Nilai pagu paket Rp 1.139.790.000 (Rp 1,1 miliar). Nilai HPS paket Rp Rp 1.138.229.761 (Rp 1,1 miliar)," demikian tertulis di situs tersebut.

Walkot Bekasi Beri Penjelasan

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi atau Pepen buka suara soal anggaran Rp 1,1 miliar untuk karangan bunga. Dia menjelaskan alasan pihaknya menganggarkan pengadaan karangan bunga itu.

"Karangan bunga itu untuk ucapan duka, ucapan bahagia, perkawinan, terus juga peresmian. Yang besaran itu tentunya dilihat saat mengirimkan kepada tokoh. Yang menengah, diundang ada anaknya sunatan, lahiran, termasuk tadi yang meninggal," kata Pepen di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Selasa (4/1).

Pepen menyebut ada puluhan undangan yang diterimanya sebagai Wali Kota Bekasi dalam satu hari. Menurutnya, karangan bunga dari Walkot Bekasi bakal membuat warga bahagia.

"Nah Rp 1,1 (miliar) itu ya, satu hari saja Wali Kota diundang puluhan warga. Tidak minta secara khusus Wali Kota datang, dikirim bunga itu saja udah senangnya, bahagianya luar biasa," ujarnya.

"Jadi jangan dilihat nilainya, tapi dilihat bentuk kepala daerah itu perhatian terhadap hubungan dengan warganya," sambung Pepen.

Simak Video 'Geger Pemkot Bekasi Belanja Karangan Bunga Rp 1,1 Miliar':

[Gambas:Video 20detik]




(fas/rfs)