Sepanjang 2021, KAI Gelontorkan Dana Rp 19 Miliar untuk Program TJSL

Dea Duta Aulia - detikNews
Selasa, 04 Jan 2022 20:16 WIB
Sepanjang 2021, KAI Gelontorkan Dana Rp 19 Miliar untuk Program TJSL
Foto: Dok. KAI
Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menyalurkan dana sebesar Rp 19.058.383.468 untuk program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada 2021. Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menjelaskan dana tersebut disalurkan dalam bentuk Bina Lingkungan, Program Kemitraan, dan Community Relations.

"KAI secara konsisten menyalurkan bantuan TJSL bagi masyarakat dimana pada 2021, kita diterpa berbagai kesulitan seperti dampak pandemi COVID-19 dan sejumlah bencana alam. TJSL yang KAI laksanakan ini menjadi bagian dari BUMN untuk Indonesia," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (4/1/2022).

Ia menjelaskan untuk Binaan Lingkungan telah digelontorkan dana sebesar Rp 8,7 miliar untuk 239 kegiatan yang mencakup bantuan peningkatan kesehatan dan percepatan vaksin (KAI Sehat Sejahtera), pengembangan prasarana dan sarana umum serta pelestarian alam (KAI Pling), sarana ibadah (KAI Sar-i), sumbangan korban bencana alam (KAI DungMas), bantuan sektor pendidikan (KAI Mengajar), dan KAI Sahabat Difabel dan Sosial Masyarakat.

Khusus untuk KAI DungMas, ia menceritakan bantuan tersebut telah disalurkan ke jumlah daerah yang mengalami bencana alam sepanjang 2021 seperti di Sumedang, Garut, Kaligawe, Nganjuk, dan Malang.

"KAI terus memberikan bantuan TJSL dalam rangka penanganan wabah ini. Bantuan tersebut di antaranya berupa bantuan pelaksanaan sentra vaksinasi bersama BUMN dalam rangka membantu percepatan vaksin, bantuan alat kesehatan pencegahan dan penanganan COVID-19, bantuan sembako bagi korban COVID -19, bantuan untuk rumah karantina, serta bantuan untuk balai laboratorium kesehatan," jelasnya.

Tak hanya itu, dana tersebut juga digunakan untuk pelestarian alam dan penghijauan di sejumlah daerah seperti Temanggung, Ogan Komering Ulu, Batu Barat, Bandung, dan Jakarta.

"Di tahun 2021, KAI telah melakukan penanaman sebanyak 28 ribu pohon di berbagai daerah dalam rangka mendukung program BUMN Hijaukan Indonesia," ujarnya.

Sektor UMKM pun tidak luput dibantu oleh KAI. Didiek Hartantyo menjelaskan, pihaknya telah menggelontorkan dana sebesar Rp 7 miliar kepada 781 UMKM binaan KAI di tahun 2021. Tak hanya itu, KAI juga memberikan UMKM binaan dengan beragam pembinaan dan pelatihan agar produktivitas mereka meningkat dan naik kelas.

"UMKM merupakan salah satu pihak yang sangat terdampak dengan adanya pandemi COVID-19. Maka dari itu, KAI mendukung keberlangsungan UMKM melalui bantuan dana kemitraan dan mendorong para UMKM untuk dapat Naik Kelas," kata Didiek.