Buruh Ditunggangi
FPDIP: SBY Tendensius
Kamis, 04 Mei 2006 17:43 WIB
Jakarta - Demo buruh di DPR berakhir rusuh. Presiden SBY menuding pihak-pihak yang kalah pemilu menunggangi aksi. SBY dianggap tendensius."Pernyataan SBY itu tendensius, karena ada 8 tokoh yang kalah dalam Pilpres 2004. Itu tidak kondusif dan membuat masalah baru," ujar Wakil Ketua FPDIP Ramson Siagian di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/5/2006).Menurut Ramson, akar masalahnya adalah janji-janji kampanye SBY-JK yang tidak terealisasikan. Kerusuhan kemarin adalah murni persoalan buruh yang menentang revisi UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan."Kalau harapan dan kepentingan rakyat tidak direalisasikan, padahal SBY sudah dipilih, maka akan terjadi seperti ini," lanjut Ramson.Menurut politisi PDIP ini, cara SBY yang menuding kelompok tertentu, sama seperti mengembalikan paradigma Orde Baru. Padahal, setiap protes pasti ada sebabnya."Pemerintah seharusnya introspeksi kenapa ada protes, bukannya menuduh," cetus Ramson.Ramson meminta SBY menertibkan bawahannya agar tidak ikut membuat statemen yang memanaskan suasana. Dia berpendapat gerakan rakyat kembali menjadi tren akibat menurunnya kesejahteraan."Kalau ini dibiarkan dan tidak di-manage efektif, saya khawatir terjadi people power," tandasnya.
(fay/)











































