Dinkes DKI Tunggu Teknis Pelaksanaan Vaksin Booster dari Kemenkes

ADVERTISEMENT

Dinkes DKI Tunggu Teknis Pelaksanaan Vaksin Booster dari Kemenkes

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 04 Jan 2022 16:09 WIB
Vaksin Booster Adalah Untuk Nakes, Ini Serba-serbi Terbaru
Ilustrasi (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menunggu teknis pelaksanaan program vaksinasi booster COVID-19 bagi warga umum dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Diketahui, program ini direncanakan bergulir pada 12 Januari mendatang.

"Kalau vaksinasi booster, tentu kita harus menunggu keputusan pemerintah pusat karena kita tidak bisa mendahului. Infonya tanggal 12 Januari, tapi secara teknis kelompok mana dulu, nanti boleh memulai (dari mana), apakah lansia," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia saat dihubungi, Selasa (4/1/2022).

Meski begitu, Dwi menuturkan pihaknya telah menyiapkan skenario pemberian vaksin bagi warga Ibu Kota. Tujuannya supaya program vaksinasi booster bisa segera dilaksanakan setelah petunjuk teknis diterbitkan oleh Kemenkes.

"Sama seperti kurang lebih kayak waktu mau vaksin anak sebelum diumumkan bahwa sudah boleh kan kita membuat skenario di sekolah dan lain-lain sehingga bisa cepat juga," terangnya.

Dwi berharap, juknis tersebut memuat seluruh petunjuk skema pemberian vaksin. Misalnya, interval antara pemberian vaksin dosis kedua dengan booster, urutan golongan yang diprioritaskan diberi vaksin terlebih dahulu dan sebagainya.

"Apakah dengan jenis yang sama, atau beda jenis. Apakah ada interval, boleh dapat booster setelah sekian bulan suntik kedua, itu belum tahu," ujarnya.

Dwi juga melaporkan, saat ini vaksinasi booster di Jakarta masih diperuntukkan buat tenaga kesehatan. Hingga saat ini, sudah ada 71 ribu nakes yang mendapatkan booster.

"Di kita sudah 70 persen yang sudah booster. Itu kalau yang nakes dengan status penduduknya di Jakarta ya. (Setara) 71 ribu," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, RI menargetkan memulai pemberian vaksin COVID-19 dosis ketiga atau booster pada 12 Januari 2022.

Program booster vaksin COVID-19 ini nantinya akan menggunakan dua skema. Pertama, pemberian vaksin homologous alias dosis vaksin 1-3 menggunakan platform dan merek yang sama, sementara pemberian lainnya menggunakan cara heterologous alias pemberian vaksin dosis ketiga berbeda dengan pemberian vaksin dosis 1 dan 2.

(taa/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT