Viral Gadis di Bekasi Dipersekusi Diduga Gegara Cowok, Polisi Selidiki

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Selasa, 04 Jan 2022 15:40 WIB
poster
Ilustrasi persekusi (Edi Wahyono/detikcom)
Bekasi -

Seorang remaja putri berinisial PW (16) di Bekasi, Jawa Barat, dipersekusi oleh perempuan berusia 22 tahun karena diduga persoalan asmara. Kejadian tersebut terekam dan sempat viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang wanita berkerudung biru menutup mukanya. Saat itu ia tengah berada di sebuah sepeda motor.

Terlihat perempuan lainnya yang mengenakan kaus abu-abu memaki wanita berkerudung biru itu. Sementara wanita berkerudung biru terus menunduk.

"Lu belum pernah berdarah lu sama gua?" teriak perempuan kaus abu-abu itu kepada wanita berkerudung biru.

Persekusi gadis di Bekasi (Tangkapan layar)Persekusi gadis di Bekasi. (Tangkapan layar)

Kuasa hukum PW, Agus Budiono, menyebut bahwa kejadian tersebut berlatar belakang persoalan asmara. Saat itu pelaku mengetahui korban didekati seorang lelaki berinisial R (21).

R diketahui merupakan teman dekat pelaku. R kerap mengirimkan pesan singkat via aplikasi chatting kepada korban. Namun korban tidak mengenal R dan mengaku tidak pernah merespons R sama sekali.

"Gara-gara kecemburuan aja ini. Jadi selama ini PW ini nggak pernah tahu yang namanya R, ini tidak pernah tahu. Si cowok itu. Tapi dia menge-chat. Cuma itu aja. Lainnya tidak ada," kata Agus Budiono saat ditemui di Polres Metro Bekasi, Senin (3/1/2022).

Agus menyebut ketika pelaku mengetahui hal tersebut, dia berpura-pura menjadi seorang laki-laki dan ingin menemui korban. Saat itu pelaku mengaku hendak menyelesaikan masalah.

"Menggunakan WhatsApp kepada PW dengan bahasa, dia bukanlah seorang perempuan, seorang laki-laki yang ingin bertemu dan ingin menyelesaikan masalah," sambungnya.

Agus menyebut bahwa korban dan pelaku janji ketemuan di salah satu perumahan di Bekasi. Saat korban tiba, pelaku langsung menganiayanya.

"Setelah ketemu, dijanjikan di perumahan Duta, setelah korban sampai di perumahan Duta. Pelaku akhirnya langsung ambil tindakan dengan menghajar tanpa ampun dengan main mukul main hajar mengenai muka, pipi, semua dilakukan oleh pelaku," jelasnya.

Akibat kejadian ini, pihak korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Bekasi. Saat ini kepolisian tengah memeriksa saksi-saksi terkait penganiayaan tersebut.

Polisi Buka Suara

Kasat Reskim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Alexander Yurikho membenarkan kejadian tersebut. Laporan penganiayaan telah diterima oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).

"Laporan sudah diterima dan ditangani oleh Personil Unit PPA Polres Metro Bekasi Kota," kata Kompol Alex saat dihubungi terpisah, Senin (03/12/2022).

Dia menambahkan bahwa korban telah divisum guna kepentingan penyidikan. "Insyaallah sesegera mungkin akan kita tingkatkan menjadi penyidikan. Proses itu sedang berjalan marathon," lanjutnya.

(isa/isa)