Buruh Ditunggangi
SBY Salah Baca Peta Politik
Kamis, 04 Mei 2006 16:36 WIB
Jakarta - Presiden SBY menuding kelompok-kelompok yang kalah pemilu menunggangi aksi buruh. SBY dianggap salah baca peta politik."Nggak beralasan dong, SBY salah baca peta politik. Ikhlas atau tidak ikhlas karena kalah pemilu, urusannya sudah selesai waktu pemilu," ujar pengamat politik Arbi Sanit saat dihubungi detikcom di Jakarta, Kamis (4/5/2006).Menurutnya, pihak yang kalah pemilu kini berada di DPR atau pemerintahan. Mereka termasuk SBY, kini menjadi pihak yang menggunakan kekuasaan. Justru kini rakyat yang menilai ikhlas atau tidak ikhlas terhadap pemimpin yang telah mereka pilih."Penilaiannya tiga hal. Orang yang berkuasa apa kegiatannya, apa hasilnya, dan apa manfaatnya untuk rakyat," lanjut Arbi.Arbi beranggapan SBY melemparkan kesalahan atas kegagalan pemerintah mencegah rusuh demo buruh kepada lawan politiknya. "Ini sama saja menuduh orang untuk menutupi kesalahan sendiri," tandas Arbi.
(fay/)











































