Sayang Sapi, Warga di Wilayah Selatan Merapi Enggan Mengungsi

Sayang Sapi, Warga di Wilayah Selatan Merapi Enggan Mengungsi

- detikNews
Kamis, 04 Mei 2006 15:31 WIB
Yogyakarta - Meski saat ini arah guguran lava pijar mengarah ke wilayah selatan Merapi, sebagian warga Sleman yang tinggal di lereng gunung itu masih enggan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sapi kesayangan jadi alasan keengganan mereka.Mereka mengaku kasihan dengan sapi perah mereka yang harus diberi makan serta dicarikan rumput di sekitar lereng gunung itu.Warga yang enggan mengungsi berasal dari Desa Giri Kerto, Kecamatan Turi dan Desa Hargo Binangun Pakem, Desa Umbul Harjo, Desa Kepuh Harjo, dan Desa Gelagah Harjo yang ada di Kecamatan Cangkringan, Sleman.Setelah menerima laporan hasil pengamatan dari BPPTK melalui Tim Satlak Penanggulangan Bencana Alam Sleman, Muspika Kecamatan Cangkringan, sudah langsung menyosialisasikan kepada seluruh warga desa. Namun mereka tetap enggan mengungsi.Menurut Camat Cangkringan Henri Sutopo, pihaknya sudah menempatkan sekitar 8 truk di dusun-dusun yang ada di lereng Merapi. Pihaknya juga sudah berupaya membujuk warga untuk segera mengungsi. Namun sebagian warga masih menolak. Hanya beberapa manula dan ibu hamil saja yang bersedia mengungsi."Karena belum banyak yang mau, kami akhirnya menyerahkan sepenuhnya kepada warga. Kalau memang mereka perlu sekali diungsikan kami siap, dan warga kami minta segera menghubungi posko," katanya.Menurut Henri, di empat desa yang ada di Cangkringan, saat ini sudah ada sekitar 500-an warga yang mengungsi dan pihaknya saat ini terus berupaya secara persuasif membujuk warga yang masih bertahan.Saat ini cuaca di lereng merapi tidak terlalu mendukung, hujan deras turun Kamis (4/5/2006) siang ini, setelah sejak pagi mendung menggayut. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads