KSPSI : Ada Tokoh Nasional Jadi Provokator Buruh
Kamis, 04 Mei 2006 15:10 WIB
Jakarta - Kericuhan yang terjadi saat puluhan ribu buruh menolak revisi UU Ketenagakerjaan di depan Gedung DPR dicurigai sebagai ulah provokator. Wakil Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indoensia (KSPSI) Syukur Sarto mengungkapkan seorang tokoh nasional terlibat menjadi provokator dalam aksi Rabu kemarin. Tokoh nasional ini berada di tengah-tengah kerumunan massa ketika kerusuhan terjadi. "Provokator ada yang pakai pita merah dan ada tokoh nasional. Kita belum kasih tahu nama tokoh nasional ini karena sekarang sedang kita kaji," kata Syukur Sarto usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (4/5/2006).Diungkapkannya, tokoh yang dimaksudkan adalah tokoh pergerakan yang cukup dikenal luas. "Tunggu sajalah," elak Syukur saat dikejar nama tokoh yang dimaksud.Saat ini para pengurus KSPSI di Tengerang, Bandung dan Bekasi tengah berkumpul di masing-masing DPD KSPSI untuk mengumpulkan berbagai informasi dan data-data terkait kerusuhan kemarin. Syukur menjelaskan, ada sekelompok orang dari luar SPSI yang mengenakan anting-anting dan memakai pita merah berada di tengah-tengah aksi. Kelompok ini bukan kelompok yang termasuk dalam rombongan buruh resmi."Ada yang pakai pita merah, mereka yang mendorong-dorong. Kalau identitas kita jelas, kita pakai warna putih dan biru," ujar Syukur.Hingga saat ini, 8 orang peserta aksi resmi dijadikan tersangka dengan tuduhan melakukan pengrusakan. Mereka berasal dari SPSI Tengerang dan Bekasi.
(jon/)











































