Dinyatakan Tak Gila, Pria Berparang Bunuh 5 Warga Sumsel Jadi Tersangka!

Prima Syahbana - detikNews
Senin, 03 Jan 2022 11:42 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi garis polisi. (Rachman Haryanto/detikcom)
Palembang -

Hasil tes kejiwaan menunjukkan Otori Efendi alias OF (25) tidak gila alias normal. Polisi menetapkan Otori sebagai tersangka pembunuhan 5 orang di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel).

"Betul, yang bersangkutan (Otori) dari hasil pemeriksaan dinyatakan tidak mengalami gangguan jiwa," kata Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo ketika dimintai konfirmasi detikcom, Senin (3/2/2021).

Otori kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menyebut Otori nekat melakukan pembunuhan itu diduga karena sakit hati kepada korban.

"Sudah (ditetapkan tersangka). Sementara hasil sidik, motifnya tersangka adalah sakit hati kepada Korban," ungkap Danu.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres OKU AKP Hilal mengatakan proses hukum terhadap Otori tetap berlanjut. Polisi juga sudah melakukan rekonstruksi di lokasi kejadian pada 9 Desember 2021.

"Proses hukum terhadap pelaku tetap berlangsung. Disamping itu tanggal 9 Desember 2021 juga sudah dilaksanakan kegiatan rekonstruksi, jadi tim penyidik juga sudah menuju ke lokasi di Desa Bunglai, di lokasi juga didukung dari saksi saksi disaksikan juga oleh keluarga dan kerabat korban yang meninggal dunia," katanya.

Polisi Dalami Motif Pembunuhan

Atas perbuatannya, Otori kini ditahan dan dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 340 dan 338 KUHP. Polisi mengatakan masih mendalami motif tersangka tega menghabisi nyawa lima orang.

"Tersangka kita jerat dengan dua (yakni) Pasal 340 karena melihat dari korban satu dan korban dua ada unsur perencanaan, dengan ancaman hukuman seumur hidup atau mati dan Pasal 338 dengan ancaman maksimal 15 tahun, tapi kita masih menganalisa dan untuk motifnya masih kita dalami," jelasnya.

Sebelumnya, polisi menangkap seorang pria di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel, bernama Otori Efendi alias OF (25) yang membacok warga dengan parang, sehingga lima orang tewas. Kejiwaan pelaku kemudian diperiksa.

Insiden Pembacokan

Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (26/11/2021) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Otori menyerang warga dan mengakibatkan lima orang tewas.

Kejadian horor itu berawal saat Otori, yang diduga telah mengurung diri selama satu tahun di rumahnya, tiba-tiba keluar dari rumah di Kampung 1, Desa Bunglai, Peninjauan, OKU, membawa sebilah parang. Dia menyerang warga yang ada di dekatnya. Otori langsung mengamuk dan membacok para korban secara membabi buta.

Korban yang tewas dalam kejadian itu adalah S (45), I (48), E (40), serta H (33). Sedangkan korban yang kritis dan akhirnya dikabarkan tewas di rumah sakit berinisial ER (35).

Semua keluarga korban, sambungnya, meminta pelaku diberi hukum maksimal. Dia mengatakan, jika nanti faktanya pelaku tidak mengidap gangguan jiwa, proses hukum akan tetap jalan.

(jbr/jbr)