Anggota Komisi III Setuju Konsumen Prostitusi Ikut Dihukum

Dwi Andayani - detikNews
Senin, 03 Jan 2022 08:30 WIB
Ketua Bakumham Partai Golkar Supriansa (Dok. Pribadi)
Anggota Komisi III DPR RI, Supriansa. (Dok. Pribadi)
Jakarta -

Rancangan KUHP membuka peluang bagi konsumen prostitusi artis masuk juga masuk penjara. Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Golkar, Supriansa, mengaku setuju bila adanya aturan tegas bagi pelaku, konsumen hingga mucikari.

"Iya saya setuju kalau di KUHP yang baru nanti secara tegas diatur mulai dari pelaku sampai penikmat dan mucikari jasa prostitusi dihukum semuanya," kata Supriansa, Minggu (2/1/2021).

Supriansa mengatakan aturan ini bisa berkiblat pada pola penanganan kasus narkoba. Dimana dalam kasus narkoba penjual, bandar dan pemakai diberikan hukuman.

"Kita bisa berkiblat dengan pola penanganan kasus narkoba yaitu mulai penjual, bandar, dan pemakai kena hukum semuanya," tuturnya.

Menurutnya, hal ini perlu dilakukan agar menimbulkan efek jera bagi para pelaku dan penikmat prostitusi.

"Kenapa harus begitu supaya menjadi efek jera bagi pelaku dan penikmat jasa prostitusi," imbuhnya.

Diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan kriminalisasi hidung belang merupakan kewenangan DPR-pemerintah. Nah, saat ini di DPR teronggok Rancangan KUHP yang sudah disahkan di tahap I dan bisa menjerat 'si hidung belang' masuk penjara, termasuk yang 'berselimut hidup' dengan artis.

Simak juga Video: Fakta-fakta Kasus Prostitusi Cassandra Angelie

[Gambas:Video 20detik]