Indeks Kebahagiaan Era Ahok vs Era Anies, Siapa Lebih Baik?

Danu Damarjati - detikNews
Sabtu, 01 Jan 2022 19:34 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyalami Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat usai pelantikan anggota DPRD DKI baru.
Foto ilustrasi: Anies dan Ahok (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Indeks Kebahagiaan di Jakarta turun selama empat tahun belakangan ini, yakni era Gubernur Anies Baswedan. Badan Pusat Statistik (BPS) sudah mengukur kebahagiaan Jakarta sejak era Gubernur Jakarta terdahulu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Bagaimana ya perbandingannya?

BPS menjelaskan, Indeks Kebahagiaan sudah diukur oleh BPS sejak tujuh tahun silam. Dengan demikian, sudah ada angka Indeks Kebahagiaan untuk Jakarta sejak 2014.

"Sejak tahun 2014 pada Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) 2014, 2017 dan 2021," kata Kepala Bagian Humas PBS, Eko Oesman, kepada detikcom, Sabtu (1/1/2022).

Ahok menjabat sebagai Gubernur DKI pada 19 November 2014 sampai Mei 2017. Sebenarnya, Ahok pernah mengklaim soal Indeks Kebahagiaan Jakarta yang tinggi. Itu diucapkannya pada 2016 silam.

"Indeks kebahagiaan di DKI paling tinggi di Indonesia 78,9. Dunia yang sangat maju 80. Kalau capai ini, kita sejajar dengan dunia," kata Ahok pada 20 Oktober 2016 silam.

Namun angka yang diklaim Ahok tidak tercantum di BPS. detikcom menengok Indeks Kebahagiaan Menurut Provinsi 2014-2017 di situs resmi BPS. Berikut angkanya.

Indeks Kebahagiaan Menurut Provinsi 2014-2017
DKI Jakarta
2014: 69,21 (Indonesia: 68,28)
2017: 71,33 (Indonesia: 70,69)

Metode 2017 berbeda dengan metode sebelumnya. Indeks kebahagiaan 2017 diukur menggunakan tiga dimensi: Kepuasan Hidup (Life Satisfaction), Perasaan (Affect), dan Makna Hidup (Eudaimonia). Sementara pada metode sebelumnya (2013-2014), Indeks kebahagiaan hanya diukur menggunakan satu dimensi yaitu Kepuasan Hidup (Life Satisfaction).

Selanjutnya, Indeks Kebahagiaan Jakarta era Anies:

Tonton juga: Kisah dr Rinal Iklhas Melayani Tanpa Uang

[Gambas:Video 20detik]