Pesantren Diteror Kepala Anjing, Pihak Habib Bahar Lapor Polisi

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Sabtu, 01 Jan 2022 12:52 WIB
Bahar bin Smith saat ini kembali diperbincangkan. Hal ini dikarenakan beredarnya sebuah video ceramah Habib Bahar bin Smith. Seperti apa bentuknya?
Habib Bahar bin Smith (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta -

Pondok Pesantren (Ponpes) Tajul Alawiyyin, Bogor, milik Habib Bahar bin Smith diteror dengan dilempari tiga kepala anjing. Pihak Habib Bahar melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Untuk perkara kepala anjing semalam sudah dilaporkan ke Polsek Kemang," ujar pengacara Habib Bahar, Ichwan Tuankotta, saat dimintai konfirmasi, Sabtu (1/1/2022).

Tuankotta menjelaskan polisi langsung bergerak untuk melakukan olah TKP tadi pagi. Tuankotta menyebut santri Habib Bahar-lah yang melaporkan kejadian ini.

"Pagi ini sudah ada olah TKP oleh Polres Kabupaten Cibinong, jadi kami masih menunggu langkah selanjutnya dari kepolisian," tuturnya.

"Yang melaporkan santri beliau (Habib Bahar)," sambung Tuankotta.

Terpisah, Aziz Yanuar, yang juga menjadi pengacara Habib Bahar, menuding pelaku yang melakukan teror dengan melempar tiga kepala anjing sebagai teroris yang sesungguhnya. Menurutnya, ada pihak-pihak tertentu yang tidak ingin membiarkan Habib Bahar menyuarakan kebenaran.

"Tindakan pengecut dan kerdil yang dilakukan 'teroris asli' yang tidak menginginkan kebenaran disuarakan oleh HBS (Habib Bahar Smith). Diduga pelakunya berkaitan erat dengan komplotan pembunuh enam orang pengawal HRS. Merekalah teroris dalam arti sesungguhnya. Modus operandinya jelas, yakni menebar ketakutan dan meneror siapa pun yang dipandang tidak mendukung sesembahan mereka," kata Aziz dalam keterangannya.

Selain itu, Aziz mendesak pihak pencinta hewan untuk menjadikan kejadian ini sebagai isu besar. Dia meminta Animal Defender bersuara lebih keras mengingat ada tiga anjing yang dipenggal secara sadis, lalu kepalanya dilempar ke pesantren milik Habib Bahar.

"Beberapa waktu lalu, saat di Aceh ada anjing satu ditangkap Satpol PP dan mati dijadikan isu nasional. Dan kejadian di Ponpes HBS ini terdapat tiga anjing dipenggal sadis, maka sudah sepatutnya pencinta hewan dan Animal Defender bersuara lebih keras," ucapnya.

Aziz mendesak kepolisian mengusut kasus ini sampai tuntas. Dia menegaskan terduga pelaku yang melempar kepala anjing adalah teroris asli.

Sebelumnya, Ponpes Tajul Alawiyyin, Bogor, milik Habib Bahar bin Smith diteror dengan dilempari tiga kepala anjing. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (31/12) pukul 03.00 WIB.

Pos penjaga Ponpes Tajul Alawiyyin melihat ada plastik hitam dan dus yang dilempar oleh seseorang dengan menggunakan sepeda motor. Setelah dibuka, plastik itu berisi tiga kepala anjing. Dus itu dikirim oleh orang tak dikenal.

Terkait peristiwa ini, Aziz Yanuar tidak melapor ke polisi. Dia mengatakan telah melaporkan kejadian ini ke Allah SWT.

"Sudah lapor ke Allah," tuturnya.

Simak Video 'Saksi Kasus Ujaran Kebencian Habib Bahar Jadi 50 Orang!':

[Gambas:Video 20detik]



(drg/idh)