Perspektif

Kenapa Cassandra Angelie Bisa Jadi Tersangka Kasus Prostitusi?

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 31 Des 2021 19:28 WIB
Cassandra Angelie
Cassandra Angelie (Dok. Instagram)
Jakarta -

Pasal ini menjadi andalan penegak hukum untuk menjerat prostitusi online, termasuk kasus terbaru yang menjerat Cassandra Angelie. Pasal inilah yang menjelaskan kenapa Cassandra Angelie bisa menjadi tersangka kasus prostitusi. Berikut adalah pasalnya.

Cassandra Angelie dan tiga orang lain telah ditangkap polisi. Tiga orang lain tersebut bertindak sebagai muncikari. Namun Cassandra bukan muncikari, melainkan "model dan artis yang dapat melakukan hubungan layaknya suami-istri dengan bayaran tertentu", demikian istilah yang disematkan Polda Metro Jaya untuk Cassandra.

Berikut adalah pasal-pasal yang disangkakan Polda Metro Jaya terhadap para tersangka, termasuk Cassandra.

UU ITE

Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) UU ITE

Pasal 27
(1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.
Pasal 45
(1) Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/ atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (l) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/ atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

UU Tindak Pidana Perdagangan Orang

Pasal 2 ayat (1) UU Nomor 21 Tahun 2017 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang

Pasal 2
(1) Setiap orang yang melakukan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan, atau penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan, penyalahgunaan kekuasaan atau posisi rentan, penjeratan utang atau memberi bayaran atau manfaat walaupun memperoleh persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lain, untuk tujuan mengeksploitasi orang tersebut di wilayah negara Republik Indonesia, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 120.000.000,00 (seratus dua puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp 600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah).

KUHP

Pasal 506 dan 296 KUHP

Pasal 296
Barang siapa dengan sengaja menghubungkan atau memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain dengan orang lain, dan menjadikannya sebagai pencaharian atau kebiasaan, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau denda paling banyak seribu rupiah.

Pasal 506
Barangsiapa menarik keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikan sebagai pencarian, diancam dengan kurungan paling lama satu tahun.

Pasal andalan

Pasal andalan penegak hukum untuk menindak prostitusi online adalah Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) UU ITE. Pasal itu dulu juga digunakan untuk menjerat artis-artis lainnya dalam kasus yang sama, meski tak ada istilah 'prostitusi online' atau 'prostitusi' dalam pasal itu. Pasal itu mengatur soal penyebaran informasi elektronik bermuatan pelanggaran kesusilaan. Dalam era sekarang, informasi elektronik seperti itu simpelnya adalah 'konten medsos'.

"Hal yang dilarang adalah kegiatan menjual diri melalui media sosial. Kalau tidak melalui media sosial, itu tidak ada pasal yang mengaturnya," kata pakar hukum Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, kepada detikcom, Jumat (31/12/2021).

Abdul Fickar HadjarAbdul Fickar Hadjar (Ari Saputra/detikcom)

Seorang pekerja seks komersial (PSK) yang menyetujui fotonya (atau konten bentuk lainnya) disebarkan via media sosial untuk tujuan prostitusi, PSK tersebut bisa dijerat Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) UU ITE tersebut. Lalu, bagaimana bila seorang PSK itu tidak setuju fotonya diiklankan di media sosial?

"Kalau ada ketidaksetujuan, maka ketidaksetujuan itu harus dibuktikan. Kalau nggak, ya dianggap setuju," kata Abdul Fickar Hadjar.

Selanjutnya, bagaimana dengan prostitusi offline?

Simak Video 'Alasan Polisi Tetapkan Cassandra Angelie Sebagai Tersangka':

[Gambas:Video 20detik]