Said Iqbal Minta Kapolda Metro Jembatani Aspirasi Buruh ke Presiden-Kapolri

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Kamis, 30 Des 2021 16:53 WIB
Presiden KSPI, Said Iqbal, hadir saat KSPI memberikan keterangan pers di hadapan awak media di Jakarta, Minggu (16/2/2020).
Said Iqbal (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyampaikan harapannya kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Said Iqbal meminta Irjen Fadil menjembatani aspirasi buruh kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Sebelum kami unjuk rasa, akan lebih baik Kapolda sampaikan dulu ke Presiden, menteri atau Kapolri," kata Said di Polda Metro Jaya, Kamis (20/12/2021).

Dia pun menyambut baik rencana Fadil terkait pembuatan 'Taman Demokrasi' yang ditujukan untuk tempat khusus demonstrasi. Said menilai taman itu memang dibutuhkan oleh para peserta yang hendak menggelar unjuk rasa.

"Kami terima kasih dan selamat lanjutkan. Kami apresiasi apabila ada Taman Demokrasi, di negara-negara demokrasi, selalu ada lokasi sampaikan hak-haknya," jelas Said.

"Kami keluarga buruh, aksi-aksi yang kami lakukan selalu dimulai dengan dialog budaya. Ini sangat baik dan dibutuhkan untuk para buruh karena kami hanya sampaikan aspirasi, bukan kekacauan," imbuhnya.

Sebelumnya, Fadil mengatakan unjuk rasa di Ibu Kota menjadi salah satu hal yang disorot, kaitannya dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Maka dari itu, dirinya berencana membuat lokasi khusus untuk masyarakat berunjuk rasa.

"Di tahun 2022, Polda Metro Jaya akan menghadirkan Taman Demokrasi. Untuk meningkatkan indeks demokrasi di Ibu Kota. Jadi mereka yang unjuk rasa perlu dapat ruang dan tempat, kami akan FGD, siapkan ruang," jelas Fadil di sela acara Rilis Akhir Tahun Polda Metro Jaya, Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/12).

Sejumlah lokasi pun telah dipilih untuk dijadikan 'Taman Demokrasi'. Dia berharap adanya taman tersebut dapat menciptakan kondisi yang aman bagi seluruh warga Jakarta.

"Ada beberapa titik disepakati. Jadi bagi mereka yang mau unjuk rasa, silakan di sana. Apalagi pandemi masih terjadi sehingga Jakarta damai adem dan hargai kebebasan pendapat dapat diwujudkan," ucap Fadil.

(rak/knv)