Mesin Oven Meledak Diduga Jadi Penyebab Gudang Kimia Cengkareng Dilalap Api

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 30 Des 2021 15:55 WIB
Ilustrasi kebakaran
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Kebakaran gudang kimia di Jalan Kapuk Pulo Raya, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, terjadi diduga akibat mesin oven yang terbakar. Kasie Ops Damkar Jakarta Barat Sjukri Bahanan menceritakan kronologi peristiwa kebakaran tersebut.

"Saksi ASH ketika itu bekerja dibagian operator oven tiba-tiba meledak mengeluarkan api sehingga ASH terkena api dan sempat berteriak kebakaran," ujar Sjukri dalam keterangannya, Kamis (30/12/2021).

Tak lama setelah ASH berteriak, petugas sekuriti gudang tersebut turut berteriak sehingga seluruh karyawan yang berada di lokasi juga keluar ruangan. Setelah keluar, api makin membesar dan sebagian besar bagian bangunan turut hangus terbakar.

"Kemudian sekuriti bapak Andi Azis berserta anggotanya berteriak sehingga seluruh karyawan keluar dan api membesar sehingga terkena bagian bagian sekitar hangus. Kemudian melaporkan ke Polsek Cengkareng guna pengusutan lebih lanjut," jelasnya.

Api tersebut berhasil dipadamkan sekira pukul 11.05 WIB dengan mengerahkan 18 unit mobil pemadam kebakaran. Atas peristiwa tersebut, gudang kimia mengalami sejumlah kerugian materiil.

"Kerugian bangunan, besin dan bahan yang terbakar kurang lebih Rp1,4 miliar," ungkap Sjukri.

Satu Orang Luka Bakar

Akibat kebakaran tersebut, satu pekerja mengalami luka bakar di bagian tangannya. Sjukri menyebut jika satu orang berinisial ASH (25) yang mengalami luka bakar merupakan pekerja pabrik tersebut. Dia mengalami luka bakar sebesar 10-15 persen.

"Sudah padam. Ada satu orang alami luka bakar di tangan," ujar Kasie Ops Damkar Jakarta Barat Sjukri Bahanan saat dihubungi, Kamis (30/12/2021).

Diketahui, kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 09.45 WIB. Sejumlah petugas telah dikerahkan ke lokasi ke untuk memadamkan kebakaran tersebut.

Puluhan petugas dikerahkan untuk memadamkan api tersebut. Hingga kini, situasi di pabrik tersebut telah berhasil dipadamkan sekira pukul 11.05 WIB. Satu pegawai pabrik mengalami luka bakar dan kini tengah dalam perawatan di RS PIK, Jakarta Utara.

(ain/dhn)