ADVERTISEMENT

Kapolda Metro Jaya Bakal Buat Lapangan Khusus Untuk Demonstrasi

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Kamis, 30 Des 2021 15:55 WIB
Polisi memukul mundur massa Pemuda Pancasila (PP) yang demo di depan gedung DPR, Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran hadir ke lokasi.
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran mengatakan unjuk rasa di Ibu Kota menjadi salah satu hal yang disorot, kaitannya dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Di tahun 2022, Polda Metro Jaya akan menghadirkan Taman Demokrasi. Untuk meningkatkan indeks demokrasi di Ibu Kota. Jadi mereka yang unjuk rasa perlu dapat ruang dan tempat, kami akan FGD, siapkan ruang," jelas Fadil di sela acara Rilis Akhir Tahun Polda Metro Jaya, Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/12/2021).

Fadil menjelaskan sepanjang 2021 tercatat ada 1.261 kali kegiatan demonstrasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Aksi unjuk rasa, tambah dia, paling banyak pada Maret dan paling sedikit pada Juli.

"Unjuk rasa jadi sorotan... 1.261 terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Terendah Juli, tertinggi Maret. Karena bulan Juli ada peningkatan COVID-19," terang Fadil.

Fadil menerangkan, sejumlah lokasi pun telah dipilih untuk dijadikan 'Taman Demokrasi'. Dia berharap adanya taman tersebut dapat menciptakan kondisi yang aman bagi seluruh warga Jakarta.

"Ada beberapa titik disepakati jadi bagi mereka yang mau unjuk rasa silahkan di sana. Apalagi pandemi masih terjadi sehingga Jakarta damai adem dan hargai kebebasan pendapat dapat diwujudkan," ucap Fadil.

(rak/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT