Tersangka Korupsi Seragam-Sepatu Damkar Depok Eks Sekretaris

ADVERTISEMENT

Tersangka Korupsi Seragam-Sepatu Damkar Depok Eks Sekretaris

Nahda Rizki Utami - detikNews
Kamis, 30 Des 2021 15:51 WIB
Konferensi Pers Kejari Depok
Foto: Nahda Rizki Utami/detikcom
Depok -

Kejaksaan Negeri Depok menetapkan pejabat pembuat komitmen pada pengadaan barang dan jasa Dinas Damkar Depok sebagai tersangka kasus korupsi belanja seragam dan sepatu damkar. Tersangka berinisial AS itu merupakan eks Sekretaris Damkar Depok.

"Klaster pertama, terkait dengan perkara tipikor belanja seragam PDL dan sepatu PDL tahun anggaran 2017-2018," kata Kepala Kejaksaan Negeri Depok Sri Kuncoro di Kejaksaan Negeri Depok, Kamis, (30/12/2021).

"Dalam urusan pengadaan barang dan jasa yang bersangkutan menjabat sebagai PPK, pejabat pembuat komitmen," tambahnya.

Kuncoro menjelaskan, sebagai aparatur sipil negara, AS menjabat Sekretaris Dinas Damkar Kota Depok. Kuncoro menegaskan saat ini AS sudah tidak menjabat dalam jabatan itu.

"Adapun sebagai ASN-nya, yang bersangkutan menjabat sebagai Sekretaris Dinas Damkar. Atau mantannya, tapi pada saat kejadian dia menjabat sebagai Sekretaris Dinas," tutur Kuncoro.

Kuncoro mengatakan saat ini tim ahli sedang mendalami untuk menghitung kerugian negara. Kerugian dalam perkara tindak pidana korupsi belanja seragam PDL dan sepatu PDL pada tahun anggaran 2017-2018 sebesar Rp 250 juta.

"Saat ini sedang didalami oleh tim ahli untuk menghitung kerugian negara," ujar Kuncoro.

"Adapun estimasi kerugian dalam perkara ini, kurang-lebihnya Rp 250-an juta," imbuhnya.

Saat ini AS belum ditahan. AS disangkakan melanggar Pasal 2 atau Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 KUHP.

"Untuk status penahanan, kita sementara belum. Nanti kalau sudah diperiksa sebagai tersangka, saya akan meminta pendapat dari jaksa penyidik untuk mempertimbangkan apakah ini subjektif atau objektifnya kan sesuai KUHAP," jelas Kuncoro.

Naik Penyidikan

Diketahui sebelumnya, Kejaksaan Negeri Depok menaikkan kasus dugaan korupsi seragam, sepatu, dan gaji anggota Damkar Depok yang dibongkar oleh petugas Damkar bernama Sandi ke tingkat penyidikan. Pihak Kejari Depok dalam waktu dekat bakal menetapkan tersangka berkaitan dengan kasus dugaan korupsi damkar tersebut.

Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Depok Sri Kuncoro. Sri menyebut ada dua perkara yang dinaikkan ke tingkat penyidikan berkaitan dengan dugaan kasus korupsi di lingkup internal Damkar Depok.

"Tadi teman-teman juga tanyain masalah damkar, damkar juga sudah kita naikkan penyidikan. Ada dua perkara kita naikkan penyidikan," kata Kuncoro kepada wartawan, Jumat (17/9/2021).

Kuncoro mengatakan perkara pertama yang dinaikkan ke tingkat penyidikan berkaitan dengan dugaan korupsi seragam dan sepatu PDL bagi anggota Damkar. Perkara kedua berkaitan dengan pemotongan gaji anggota Damkar Depok.

"Jadi yang pertama terkait dengan pengadaan seragam dan sepatu PDL itu surat perintah penyidikannya 1. Yang kedua adalah soal pemotongan gaji. Jadi ada dua surat perintah penyidikan yang sudah kita naikkan," ucapnya.

Simak video 'Pengacara Minta Wali Kota Depok Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Damkar':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT