detikcom Do Your Magic

detikcom Do Your Magic: Warga Rusun City Garden Berharap Bertemu dengan PAM Jaya

Marteen Ronaldo - detikNews
Kamis, 30 Des 2021 15:21 WIB
Warga Rusunami City Garden demo di Balai Kota DKI Jakarta
Foto: Marteen Ronaldo/detikcom
Jakarta -

Warga Rusun City Garden, Cengkareng, Jakarta Barat, berharap dapat bertemu dengan pihak PAM Jaya terkait pemasangan pipa air bersih sehingga penghuni rusun bisa mengetahui perkembangan proses pemasangan pipa.

Koordinator Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Rusunami City Garden (P3CG), Suherman, menerangkan, sampai saat ini belum ada upaya dari pengelola untuk mempertemukan warga dengan PAM Jaya.

"Belum ada dari pihak PAM Jaya yang duduk bareng dengan warga, duduk bareng bersama. Kita maunya warga juga tahu gimana tindak lanjutnya, karena kan kita juga akan membayarkan iuran itu," ujarnya saat dihubungi oleh detikcom, Kamis (30/12/2021).

Iuran yang dimaksud oleh Suherman, adalah iuran pemasangan pipa. PAM Jaya menyebut bahwa biaya pemasangan pipa sebesar Rp 955 juta.

"Kita sempat tanya ke pihak pengelola, ada skema pembayaran negosiasi dengan Palyja dan Pengelola dengan melibatkan warga juga, jadi kita nanti disuruh ikut bayar juga," terangnya.

Suherman menyebut, penghuni merasa pengelola tertutup soal proses pemasangan pipa. Menurutnya, ada informasi pengelola telah bertemu dengan pihak PAM Jaya atau PALYJA.

"Belum, kami butuh statement resmi dari pihak pengelola terkait pertemuan negosiasi antara pengelola dan PAM Jaya, karena kedua belah pihak sudah bertemu beberapa waktu lalu dan sampai saat ini belum ada sosialisasi kepada warga," ujarnya.

Sebelumnya, pemasangan pipa air bersih di Rusun City Garden masih berproses. PALYJA selaku penyedia air bersih menunggu kelengkapan dokumen dari pihak pengelola rusun.

"PALYJA telah menerima permohonan sambungan baru untuk Rusunami City Garden dan saat ini sedang menunggu bukti legalitas yang menyatakan bahwa PT Surya Citra Perdana adalah pengelola. Karena berdasarkan peraturan, khusus di DKI Jakarta, pengelola rusun harus memiliki izin Gubernur," kata Corporate Communications & Social Responsibilities Division Head Palyja, Lydia Astriningworo, dalam keterangannya, Senin (27/12).

Menurut Lydia, pengelola pun mengajukan agar tarif yang diberikan adalah tarif rumah susun. Namun perlu surat keterangan dari Dinas Perumahan Rakyat, dan Permukiman DKI Jakarta.

"Terkait permohonan PT. Surya Citra Perdana selaku pihak pengelola Rusunami City Garden agar masuk dalam kelompok tarif Rumah Susun Sederhana, Palyja sudah meminta agar didukung oleh izin yang dikeluarkan oleh instansi terkait, yang menyatakan bahwa peruntukannya sebagai rumah susun sederhana," katanya.

(aik/aik)