Sinkronisasi PeduliLindungi-Tawakkalna Tuntas, Kapan Jemaah Umrah Berangkat?

Nahda Rizki Utami - detikNews
Kamis, 30 Des 2021 08:19 WIB
Masjidil Haram di Mekah dibuka dalam kapasitas penuh, dua WNI termasuk di antara ribuan jemaah pertama yang masuk - menangis, merinding
Masjidil Haram di Mekah (Foto: BBC World)
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengklaim sinkronisasi aplikasi PeduliLindungi dengan aplikasi Tawakkalna untuk jemaah umrah tuntas. Dia mengatakan aplikasi yang telah disinkronisasi itu diluncurkan pekan ini.

"Udah, nanti diluncurin. Minggu ini mudah-mudahan," kata Budi di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Rabu, (29/12/2021).

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan integrasi PeduliLindungi dengan Tawakkalna merupakan ranah dari Kemenkes. Yaqut mengatakan sinkronisasi dipercepat agar jemaah umrah bisa segera berangkat.

"Iya kita proses terus. Itu domainnya di Kemenkes. Kita minta kepada Kemenkes untuk dipercepat karena menyangkut banyak hal, 5ermasuk bagaimana jemaah umrah kita bisa mudah sampai ke sana" kata Yaqut.

Yaqut mengatakan Kemenag sedang mempersiapkan proses pemberangkatan jemaah umrah ke Arab Saudi. Lalu, kapan jemaah umrah dari RI berangkat ke Saudi?

"Ini dipersiapkan. Setelah ada pelonggaran, setelah ada pelonggaran insyaallah berangkat," tutur Yaqut.

Tawakkalna merupakan aplikasi milik Pemerintah Arab Saudi. Sinkronisasi PeduliLindungi dengan Tawakkalna ditujukan untuk mempermudah pengecekan status kesehatan, vaksinasi dan keperluan lain bagi jemaah umrah.

Selain itu, pemerintah juga mengingatkan calon jemaah umrah untuk segera mengikuti vaksinasi Corona. Ada empat jenis vaksin Corona yang dipakai di Arab Saudi, yakni Pfizer, Moderna, AstraZeneca dan Johnson & Johnson.

Bagi jemaah asing yang memakai empat vaksin tersebut, maka bisa menjalankan ibadah umrah. Sedangkan jemaah yang mendapatkan vaksin jenis lain, seperti Sinovac dan Sinopharm harus memperoleh minimal satu kali vaksin booster dari empat merek yang dipakai di Saudi.

Simak Video 'Menag Ungkap Alasan Rencana Tim PPUI Umrah di Masa Pandemi':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)