3 Brimob Luka
13 Buruh Diamankan Polisi
Rabu, 03 Mei 2006 18:09 WIB
Jakarta - Polisi mengamankan 13 buruh untuk diperiksa terkait kasus rusuh aksi demonstrasi di depan gedung DPR/MPR. Sementara itu, tiga anggota Brimob dan dua wartawan mengalami luka. Demikian penjelasan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani kepada wartawan di depan gedung DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (3/5/2006). Sebelumnya, Kapolda memimpin sweeping di sekitar gedung DPR saat demo buruh usai. Ke-13 buruh yang diamankan polisi itu dimintai keterangan di Pos Polisi di gedung DPR. Namun, sekitar pukul 17.40 WIB, mereka telah dibawa ke Markas Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut. Sementara ini, mereka belum ditetapkan sebagai tersangka. Para buruh yang diamankan adalah anggota Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI). Mereka adalah: 1. Elih Ahmad Sukandar (Karawang)2. Yana (Tangerang)3. Muhammad Sidik (Tangerang)4. Priyanto (Tangerang)5. Zulkifli (Tangerang)6. Didin Syamsudin (Tangerang) 7. Istiyansyah (Tangerang)8. M Saiful (Tangerang)9. Margiono (Cibitung, Bekasi)10. Herman Yosef (Bekasi)11. Billy Rustanto (Tangerang)12. Suyanto (Tangerang)13. Yudi Wahyudi (Tangerang) Kapolda juga menjelaskan pihaknya juga akan segera memanggil pimpinan Konfederasi SPSI. "Pimpinan Konfederasi SPSI akan kita mintai pertanggungjawaban atas kerusakan-kerusakan yang terjadi," kata Kapolda. Dalam aksi ini, jelas Kapolda, tiga anggota Brimob mengalami luka terkena lemparan batu dan kayu oleh para demonstran. Selain itu, ada dua wartawan dari ANTeve dan MetroTV yang terluka. Namun, tidak dijelaskan identitas mereka. Hingga pukul 17.50 WIB, situasi di depan gedung DPR sudah sepi. Hanya tersisa sampah dan bekas-bekas kerusakan yang berserakan. Arus lalu lintas di Jl. Gatot Soebroto menuju Grogol dan Semanggi juga sudah lancar. Begitu juga dengan lalu lintas di jalan tol.
(asy/)











































