#detiktif

Bocah Samarinda Sudah Sebulan Hilang di Lokasi Tukang Bakso, Ortu Rindu

M Budi Kurniawan - detikNews
Rabu, 29 Des 2021 17:46 WIB
Suharto, ayah Hasbi bocah 7 tahun yang hilang misterius di Gunung Sendawar, Samarinda. (Budi/detikcom)
Suharto, ayah Hasbi bocah 7 tahun yang hilang misterius di Gunung Sendawar, Samarinda. (Budi/detikcom)
Samarinda - Sebulan sejak menghilang, Muhammad Hasbi, bocah 7 Tahun asal Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), hingga kini belum ditemukan. Hasbi hilang misterius di lokasi hilangnya tukang bakso di Gunung Sendawar.

"Belum ketemu, nggak ada tanda-tanda keberadaan anak saya hingga sampai saat ini," ucap Suharto saat dihubungi, Rabu (29/12/2021).

Hasbi hilang sejak Sabtu (27/11). Meski demikian, Suharto mengungkapkan keluarga masih berupaya mencari keberadaan anak sulungnya tersebut.

"Masih kami cari, bahkan ke luar kota, seperti Balikpapan, Bontang, dan rencananya lusa saya mau cari ke Kutim," kata Suharto.

"Saya juga terus melakukan komunikasi ke polisi, kata mereka masih proses penyelidikan dan pencarian," tambahnya.

Sejak sebulan yang lalu, Suharto telah memutuskan berhenti bekerja lantaran fokus mencari Hasbi.

"Sudah sebulan tidak bekerja, karena ke sana-kemari keliling mencari anak saya, untung aja banyak keluarga yang bantu soal kebutuhan keluarga," terangnya.

Selain itu, Suharto mengaku banyak dari orang pintar atau paranormal lokal yang menyebut keberadaan Hasbi diperkirakan masih berada di atas Gunung Sendawar.

"Iya kata mereka anak saya masih di gunung, bukan tidak percaya tapi saat ini saya lebih fokus mencari di luar gunung," bebernya.

Hasbi hilang misterius di kaki Gunung Sendawar, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Sabtu, 27 November lalu. Hasbi diketahui pergi ke kaki Gunung Sendawar saat petang.Hasbi hilang misterius di kaki Gunung Sendawar, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Sabtu, 27 November lalu. Foto: dok. Istimewa

Kronologi Hilangnya Hasbi

Hasbi hilang misterius di kaki Gunung Sendawar, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Sabtu, 27 November lalu. Hasbi diketahui pergi ke kaki Gunung Sendawar saat petang.

"Dia sempat pulang, bawa tebu, terus dimakan sama-sama adiknya," ujar ibu Hasbi, Qonita, saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (3/12).

Setelah pulang ke rumah membawa tebu dan memakannya bersama adiknya, Hasbi lalu meminta uang kepada orang tuanya. Tapi orang tua tidak memberinya uang.

Karena tidak diberi uang, Hasbi pun kembali ke luar rumah dan pergi bermain di kaki Gunung Sendawar. Hal itu tetap dilakukannya meski hari sudah petang.

Di sana, Hasbi bersama 5 rekannya bermain di salah satu pohon durian yang sudah ditebang. Setelah malam tiba, 4 temannya pulang ke rumah, namun Hasbi menghilang misterius.

Hasbi dicari oleh relawan dan keluarga. Setelah 10 hari berlalu, pencarian terhadap Hasbi dihentikan.

Suharto beranggapan hilangnya Hasbi, anak pertama mereka, sejak 27 November lalu tidak terjadi di Gunung Sendawar.

"Kami meyakini Hasbi bukan hilang di gunung, melainkan hilang di tempat lain atau bisa saja dibawa seseorang," jelasnya.

Harapan Orang Tua

Suharto berharap anaknya dapat segera ditemukan dengan keadaan sehat dan selamat.

"Harap saya cepat ditemukan agar bisa kumpul bersama lagi," tutupnya.

Sebelumnya kepolisian Polsek Sungai Kunjang, yang menerima laporan hilangnya Hasbi, terus berupaya melakukan pencarian di lokasi Gunung Sendawar. Selain itu, pihaknya terus mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi yang terakhir melihat Hasbi.

"Sampai saat ini kita masih melakukan pencarian dengan jarak radius 1 kilometer dari lokasi hilangnya korban," beber Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang Ipda Roni Wibowo, Kamis (3/12/2021).

#detiktif adalah program jurnalisme kolaboratif yang melibatkan peran serta pembaca detikcom atau detikers. Pembaca bisa terlibat aktif memberikan informasi suatu isu yang sedang diberitakan #detiktif. Anda yang punya informasi terkait pemberitaan #detiktif bisa berbagi informasi ke redaksi@detikcom dengan subjek "[detiktif] orang hilang". Sertakan nomor telepon yang bisa dihubungi untuk keperluan verifikasi. (idh/tor)