Kodam Sriwijaya Ungkap Cerita di Balik Viral Anggota TNI Tembak Anjing

Jabbar Ramdhani, Prima Syahbana - detikNews
Rabu, 29 Des 2021 15:37 WIB
Foto pria berseragam loreng berpose memegang senapan laras panjang viral di medsos. Di depan pria tersebut tampak ada sesosok diduga bangkai anjing. (repro detikcom)
Foto pria berseragam loreng berpose memegang senapan laras panjang viral di medsos. Di depan pria tersebut, tampak ada sesosok diduga bangkai anjing. (Repro detikcom)

Diduga oknum tersebut merupakan anggota Batalyon Kavaleri (Yonkav) 5/Dwi Pangga Ceta (DPC) Karang Endah, Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel).

Pemeriksaan masih terus dilakukan. Jika nantinya dinyatakan bersalah, oknum anggota TNI tersebut berpotensi dikenai sanksi.

"Kita nanti tindak lanjuti berdasarkan temuannya," ucapnya.

Animal Defender Lapor Puspomad

Sebelumnya, Animal Defender Indonesia resmi melapor ke Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) soal pria diduga anggota TNI yang menembak anjing. Postingan pria berseragam loreng tersebut sempat viral di medsos.

Pendiri Animal Defender Indonesia, Doni Herdaru Tona, resmi melapor ke Puspomad pada Senin (27/12). Laporan tersebut diterima dengan nomor 09/XII/LAB/2621 dengan perihal pengaduan dugaan tindakan tidak etis anggota TNI AD.

"Sudah resmi (dilaporkan ke Puspomad)" kata Doni saat dimintai konfirmasi.

Foto tersebut disoroti warganet ramai dibahas setelah diposting sebuah akun di Twitter. Warganet juga membahas senapan laras panjang yang dibawa pria tersebut. Senapan itu disebut-sebut adalah senapan angin karena ada alat pengukur tekanan angin pada bagian bawahnya.

Pada bagian muka anjing tersebut ditutup stiker dan disertai tulisan 'headshoot' yang artinya tembakan tepat mengenai kepala.


(jbr/idh)