ADVERTISEMENT

#detiktif

Tolong! Gadis Sukabumi 12 Hari Hilang Dicari Keluarga, Kamu Bisa Bantu?

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 29 Des 2021 11:54 WIB
Gadis Sukabumi 12 hari hilang, keluarga cemas
Foto: Gadis Sukabumi 12 hari hilang, keluarga cemas. (Istimewa)
Sukabumi -

Annisa Naraya (16) siswi SMK asal Lembur Sawah, Desa Lembur Sawah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sudah 12 hari menghilang dan tak ada kabar. Keluarga kini berusaha mencari Annisa.

Annisa sempat berangkat ke sekolah untuk kegiatan OSIS pada Sabtu (18/12) kemarin. Sepulangnya dari sekolah, Annisa yang tinggal di rumah neneknya, pamit untuk menginap di rumah sang ayah pada sore hari.

"Pamit katanya mau ke ayahnya, saat diantar dia minta diturunin di daerah Cibaraja. Setelah itu tidak ada kabar lagi neneknya mengira dia menginap di rumah ayahnya," kata sang paman, Ridwan (33) warga Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/12/2021).

Kabar hilangnya Annisa baru diketahui keluarga pada Senin (20/12). Saat itu ayahnya akan menjemput Annisa berangkat ke sekolah.

"Kirain neneknya ada di rumah ayahnya baru ketahuan hilang itu hari Senin, ayahnya datang mau jemput sekolah. Saat itu juga keluarga mencari anak itu sepanjang jalan, ke sekolah ke teman-temannya tidak ada yang melihat," ujar Ridwan.

Saat pergi, Annisa hanya membawa tas berisi seragam sekolah dan seragam olahraga. "Hanya bawa baju olahraga dan seragam sekolah, sepertinya tidak bawa pakaian lain. Sempat katanya ada yang melihat dia pakai pakaian pramuka di alun-alun Cisaat. Keluarga memang hanya menyebar informasi ini di media sosial, ayahnya sudah melaporkan kehilangan Annisa ke Polsek Cisaat," ujar Ridwan.

Berbagai cari sudah dilakukan keluarga untuk menemukan Annisa namun masih nihil. Ridwan (33) sang paman berharap agar keponakannya itu segera pulang.

"Keluarga belum mendapatkan kabar dari pihak Kepolisian, waktu kemarin katanya mau kasih kabar sekitar pukul 19.00 WIB, namun hingga detik ini belum kasih informasi," ungkap Ridwan, Rabu (29/12/2021).

Menurut Ridwan, pihak keluarga terutama ayah dan nenek Annisa sudah berusaha membagikan selebaran pemberitahuan anak hilang dan memasang pamflet di setiap tiang dan dinding pangkalan ojek.

"Kami sudah membuat selebaran dan langsung membagikan selebaran tersebut dan memasang di setiap pangkalan yang ada di wilayah Cisaat sampai pangkalan ojek wilayah Cibadak dengan harapan Annisa Naraya dapat segera pulang untuk berkumpul dengan keluarga," jelasnya.

"Neneknya sudah rindu sekali, kasihan ikut nyari-nyari juga," imbuhnya.

Keluarga menyerahkan semua proses ke pihak kepolisian sektor Cisaat karena diduga awal hilangnya di sekitaran Cisaat.

"Pihak keluarga sudah berupaya mencari ke seluruh teman-temannya namun belum juga ada kabar keberadaannya, bahkan ayah dan neneknya datang ke orang pintar atau paranormal," ujar Ridwan.

Informasi yang didapat dari Paranormal, Annisa berada di kuburan ibunya, setelah dicari oleh pihak keluarga ternyata Annisa tidak ditemukan.

"Terus kata paranormalnya teriakin di air mendidih agar cepat pulang terus ada juga keponakan itu nangis ingin pulang tapi tidak bisa, keluarga agak kurang percaya, tapi keluarga akan terus berusaha mencarinya." tandasnya.

#detiktif adalah program jurnalisme kolaboratif yang melibatkan peran serta pembaca detikcom atau detikers. Pembaca bisa terlibat aktif memberikan informasi suatu isu yang sedang diberitakan #detiktif. Anda yang punya informasi terkait pemberitaan #detiktif bisa berbagi informasi ke redaksi@detikcom dengan subjek "[detiktif] orang hilang". Sertakan nomor telepon yang bisa dihubungi untuk keperluan verifikasi.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT