Tembakan Gas Air Mata Paksa Massa Buruh Mundur

Tembakan Gas Air Mata Paksa Massa Buruh Mundur

- detikNews
Rabu, 03 Mei 2006 16:25 WIB
Jakarta - Tembakan gas air mata polisi membuat para buruh memilih mundur dari depan gerbang DPR. Sebagian besar massa malah memilih meninggalkan gedung DPR dan kembali ke Parkir Timur Senayan. Hingga pukul 16.10 WIB, Rabu (3/5/2006), situasi di depan gedung DPR masih cukup panas. Hanya sekitar 10 ribu buruh saja yang masih bertahan di depan gerbang DPR. Mereka bahkan memancing-mancing para polisi yang sedang berjaga. Akibat tembakan gas air mata sekitar pukul 15.45 WIB, massa buruh kocar-kacir hingga dua bagian. Sebagian massa lari ke arah Semanggi, sementara sebagian lainnya lari ke arah gedung Manggala Wanabhakti. Mereka menghindari perihnya gas air mata dan semprotan air yang digencarkan oleh para polisi. Setelah itu, situasi segera mereda. Namun, sekitar pukul 16.00 WIB, situasi memanas kembali. Sempat massa yang berada di depan gedung Manggala Wanabhakti kembali mendekati gerbang gedung DPR. Mereka meneriaki polisi. Sejumlah polisi bertameng sempat terpancing. Mereka keluar dari gerbang DPR untuk mengejar para buruh. Tembakan gas air mata pun kembali ditembakkan. Massa buruh kembali kocar-kacir. Sementara sejumlah polisi yang sempat keluar dari halaman gedung DPR masuk kembali. Saat ini, sebagian besar buruh yang berlari ke arah Semanggi tidak kembali ke gedung DPR. Mereka long march menuju Parkir Timur Senayan. "Sudah sore mas, waktunya pulang," kata salah seorang buruh. (asy/)


Berita Terkait