Mulus, Begini Penampakan Aspal Rp 2 Miliar di Rumah Dinas Gubsu

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Selasa, 28 Des 2021 12:30 WIB
Progres pengaspalan di rumah dinas Gubsu (Arfah-detikcom)
Progres pengaspalan di rumah dinas Gubsu (Arfah/detikcom)
Medan -

Proyek aspal dengan pagu anggaran Rp 2 miliar di rumah dinas Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) mulai berjalan. Sebagian besar jalan di area Rumdin Gubsu sudah selesai diaspal.

Pantauan detikcom di rumah dinas Gubsu, Jalan Sudirman, Medan, Selasa (28/12/2021), aspal baru terlihat berwarna hitam pekat. Pengaspalan jalan di area depan rumah dinas Gubsu, mulai pintu masuk hingga pintu keluar hampir tuntas diaspal.

Hanya terdapat bagian tepat di depan rumah dinas yang belum diaspal. Sementara itu, di bagian belakang rumah dinas, aspal baru belum terlihat. Namun jalan di bagian belakang rumah sudah mulai ditandai untuk diaspal.

Kendaraan-kendaraan yang digunakan untuk pengaspalan rumah dinas juga masih terlihat di bagian belakang rumah. Pekerja terlihat berada di sekitar rumah dinas.

Sebelumnya, Pemprov Sumut menganggarkan Rp 2 miliar untuk pengaspalan rumah dinas gubernur. Proyek itu menggunakan APBD 2021.

Dilihat detikcom dari LPSE Sumut, Jumat (10/12), proyek tersebut diberi nama pengaspalan rumah dinas gubernur dengan kode tender 21066027.

"Tender sudah selesai," demikian tertera dalam situs tersebut.

"Nilai pagu paket Rp 2.001.442.500 (Rp 2 miliar). Nilai HPS paket Rp 1.998.386.375,71 (Rp 1,9 miliar)," demikian tertulis di situs LPSE Sumut.

Pengaspalan rumah dinas dengan anggaran Rp 2 miliar itu kemudian menjadi sorotan. Kritik datang dari PDIP Sumut. PDIP menilai wajar jika kemudian warga Liang Melas Datas, Karo, langsung mengadu ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk perbaikan jalan.

"Berdasarkan hal tersebutlah rakyat seperti yang dilakukan oleh warga Liang Melas Datas langsung ke Presiden mengadukan keluh kesahnya terhadap jalan yang rusak parah," ucap Aswan kepada wartawan, Jumat (10/12).

Gubsu Edy Rahmayadi kemudian memberi jawaban terhadap kritik soal pengaspalan itu. Edy mengatakan hal itu wajar karena yang mau diaspal adalah 'istananya' Sumatera Utara.

"Nanti mau saya bikin Rp 10 miliar. Ini adalah rumah dinas, istananya Sumatera Utara," ucap Edy di rumah dinas Gubsu, Medan, Senin (13/12).

Edy kemudian mengatakan, untuk rumah dinas ini, bisa saja digunakan anggaran Rp 100 miliar.

"Bila perlu, mau saya bikin Rp 100 miliar," tuturnya.

Lihat juga video 'Ketua DPRD Sumbar Minta Maaf, Tunjukkan Proyek Rehab Rumdin Rp 5,6 M':

[Gambas:Video 20detik]



(afb/haf)