Viral! Pengguna Kursi Roda Sempat Dilarang Masuk GBK

Matius Alfons, Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 28 Des 2021 09:35 WIB
Jakarta -

Satu video merekam peristiwa pelarangan masuk oleh petugas Stadion Gelora Bung Karno (GBK) terhadap seorang penyandang disabilitas pengguna kursi roda. Video ini viral lewat akun Instagram Koalisi Pejalan Kaki.

Video tersebut diakses detikcom pada Selasa (28/12/2021). Setelah 12 jam diunggah, konten ini sudah menapat 1.834 like dan banyak komentar.

Terlihat dua orang terlibat percakapan. Pertama, seorang pria disabiitas pengguna kursi roda berkaus hitam dan berkacamata. Kedua, seorang pria petugas GBK bertopi hitam dan berompi oranye.

Lokasinya ada di depan gerbang Stadion GBK. Nampak beberapa sekuriti di sekitar dua orang yang terekam ini. Suasana terlihat sudah gelap tanda malam hari. Pria perekam video sempat berucap satu kata.

"Ini yang berkursi roda di GBK nggak boleh masuk," kata perekam video.

Duduk perkaranya, petugas melarang pengguna kursi roda masuk ke lingkaran stadion GBK karena kursi roda dia kategorikan sebagai alat beroda, sama seperti sepeda dan skuter. Pengguna kursi roda merasa larangan ini tidak adil. Dia menilai kursi roda tidak bisa disamakan dengan sepeda atau skuter.

"Itu kan kendaraan, alat transportasi. Ini kursi roda bagian dari tubuh. Kalau ada larangan seperti ini, kita-kita orang disabilitas merasa terdiskriminasi," kata pria berkursi roda itu.

Petugas mensyaratkan, pengguna kursi roda bisa masuk GBK asalkan didampingi oleh orang lain. Pengguna kursi roda tersebut tidak bisa menerima karena pengguna kursi roda bukanlah orang sakit melainkan penyandang disabilitas, jadi tidak semua pengguna kursi roda perlu pendampingan kecuali yang menderita stroke. Akhir cerita, petugas memperbolehkan pengguna kursi roda masuk ke dalam gerbang lingkaran luar Stadion GBK itu.

"Diizinkan. Kalau kursi roda boleh. Diizinkan ya," kata petugas berompi oranye.

"Siap! Siap!" kata sekuriti penjaga gerbang.

Selanjuntya, GBK diberi kartu merah, percakapan pengguna kursi roda-petugas GBK, dan tanggapan pihak GBK: