Kaki Tangan Noordin Dibekuk Berkat Info dari Malaysia
Rabu, 03 Mei 2006 12:57 WIB
Jakarta -
Tertangkapnya kaki tangan Noordin M Top, Budiono, diperoleh berkat informasi dari Malaysia. Namun, Budiono dipastikan tidak terkait dengan kelompok Wonosobo dan Temanggung."Itu hasil pemeriksaan dari Malaysia beberapa waktu lalu. Ini info sudah lama, bukan dari Wonosobo," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (3/5/2006).Dijelaskan dia, Budiono ditangkap oleh Densus 88 Polda Jawa di Genuk Sari, Semarang."Ini kaitannya dengan informasi yang didapat bahwa dia pernah bersama Noordin M Top di Indonesia. Tetapi, kita punya waktu 7x24 jam dan sekarang baru dua hari," ujarnya.Berapa lama Budiono dengan Noordin? "Sudah materi. Yang jelas informasinya sudah lama dan bukan yang baru ini dan tidak ada kaitannya dengan Wonosobo," kata Anton.Namun demikian, Anton memastikan Budiono merupakan WNI. "Dia warga Genuk Sari dan tidak terkait Temanggung," cetusnya.Budiono digerebek Densus 88 di sebuah rumah di Genuk Sari, Semarang pada 2 Mei sekitar pukul 14.00 WIB. Penangkapan Budiono ini dilakukan setelah polisi menemukan sebuah Kartu Tanda Penduduk (KTP) di sebuah rumah yang digerebek polisi di Temanggung.
(aan/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































