SBY: Sistem Tenaga Kerja Akan Ditata Ulang Menyeluruh
Rabu, 03 Mei 2006 11:11 WIB
Amman -
Di Jakarta demo menolak revisi UU No 13/2003 kembali digelar. Di Abu Dhabi Presiden SBY menegaskan kembali niatan untuk menata ulang seluruh sistem yang berkaitan dengan ketenagakerjaan."Yang akan kita buat bukan hanya UU saja, tetap seluruhannya. Sistemnya, tujuannya, pilarnya, hingga peraturan-peraturannya," kata SBY dalam jumpa pers yang digelar di Hotel Emirates, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Selasa (2/5/2006) menjelang lawatannya ke Yordania.Menurut SBY, sebagaimana dilaporkan wartawan detikcom Budiono Darsono , penataan ulang sistem ketenagakerjaan secara menyeluruh, dilakukan setelah mengkaji dan mempelajari situasi yang ada, dan mendengar semua pihak yang terkait. "Saya berdialog langsung dengan pekerja di pabrik pabrik," kata SBY. Dialog juga dilakukan dengan asosiasi asosiasi pekerja, asosiasi dunia usaha."Saya pun mengatakan kita akan menata kembali semuanya. Yang akan akan kita buat bukan hanya undang-undang, tetapi keseluruhannya, sistemnya, tujuannya, pilarnya, sampai pada peraturan yang berlaku," tandas SBY. "Sekarang ini kita jedah dulu," imbuh SBY."Kalau undang-undang, ya tentunya nanti kita bahas dengan DPR-RI," kata SBY. Sebelum undang-undang disusun, masih dikatakan oleh SBY, kita mesti berbicara dahulu apa sebenarnya yang menjadi tujuan kita semua. Kepentingan tenaga kerja apa, kepentingan dunia usaha apa, kepentingan pemerintah apa."Lebih bagus kita dalam posisi itu, dan kita jeda untuk menata kembali. Maka saya kira tidak perlu lagi kita ramaikan lagi dengan pernyataan-pernyataan yang justru yang justru tidak sesuai dengan apa yang sudah kita sepakati bersama," tandas SBY.
(bdi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































