Pemprov DKI Pastikan Pinjaman Rp 1,2 T Ancol ke Bank DKI Tak Langgar Aturan

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 24 Des 2021 21:13 WIB
Warga berjalan di lokasi yang akan dijadikan Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu (22/12/2021). JIEC akan memiliki panjang lintasan 2,4 kilometer, lebar 12 meter, 18 tikungan, dengan arah lintasan searah jarum jam, dan memiliki panjang 600 meter untuk trek lurus serta ditargetkan pembangunannya selesai pada April 2022. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.
Ancol (Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Jakarta -

Bank DKI mengucurkan kredit Rp 1,2 triliun untuk PT Pembangunan Jaya Ancol. Plt Kepala Badan Pembina BUMD DKI Jakarta Riyadi memastikan pinjaman Ancol kepada Bank DKI tak melanggar aturan dan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Ya boleh, sepanjang nggak langgar aturan OJK, nggak ada masalah," kata Riyadi kepada wartawan di kompleks DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (24/12/2021).

Riyadi juga menegaskan pinjaman tersebut tidak diperuntukkan buat Formula E. Dia menjelaskan bahwa dana itu akan diperuntukkan buat investasi serta pengembangan bisnis.

"Karena butuh untuk investasi, untuk pengembangan investasi, pengembangan usaha," tegasnya.

Dia kembali menegaskan bahwa pinjaman ini merupakan hal yang lumrah. Bahkan, beberapa BUMD selain Ancol pernah meminjam ke Bank DKI.

"Kemungkinan BUMD lain bisa saja, kan nggak ada larangannya," sebutnya.

Ancol Pinjam Rp 1,2 T

Sebagaimana diketahui, Bank DKI mengucurkan kredit senilai Rp 1,24 triliun secara bertahap kepada PT Pembangunan Jaya Ancol. Penyaluran kredit tersebut tidak ada kaitannya dengan E-Formula.

Penyaluran kredit itu terdiri dari modal kerja Rp 389 miliar untuk operasional Ancol yang sudah kembali melaksanakan aktivitas bisnisnya. Kemudian ada investasi Rp 516 miliar untuk refinancing PUB II Obligasi Tahap II Ancol.

Selanjutnya kredit investasi Rp 334 miliar untuk revitalisasi dan penataan gerbang timur Ancol, pembangunan atraksi baru Bird Land, renovasi wahana-wahana Dufan, renovasi dan revitalisasi hotel Putri Duyung, serta renovasi atraksi Sea World.

"Dengan demikian, penyaluran kredit tersebut tidak ada kaitannya dengan E-Formula," kata Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini dalam keterangannya, Jumat (24/12/2021).

Simak juga video 'Lika-liku Formula E Jakarta: dari Monas Hijrah ke Ancol':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/isa)