Polisi Kembali Tangkap Kaki Tangan Noordin
Selasa, 02 Mei 2006 22:21 WIB
Jakarta -
Kesungguhan polisi dalam mengungkap kasus teroris tidak perlu diragukan. Belum lama polisi menggerebek buronan teroris di Wonosobo, kini polisi kembali membekuk seorang yang diduga terkait dengan kelompok Wonosobo bernama Budiono.Informasi tentang penangkapan ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Imam Yadi, menurutnya, penggerebekan polisi dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB."Tadi sekitar pukul 14.00 WIB pasukan Densus 88 menggerebek rumah di Genuk Sari, Semarang. Namanya Budiono," kata Imam ketika dihubungi detikcom Selasa (2/5/2006).Menurut Imam penangkapan Budi ini dilakukan setelah polisi menemukan sebuah Kartu Tanda Penduduk (KTP) di sebuah rumah yang digerebek polisi di Temanggung. "Ada kemungkinan dia terkait dengan Noordin M Top," papar Imam.Polisi juga mencurigai Budi sebagai orang yang memiliki bom yang ditemukan di Temanggung. Namun secara pastinya polisi masih perlu melakukan pengembangan lagi.Sementara itu Wakadiv Humas Mabes Polri Anton Bachrul Alam mengaku belum mendapatkan kabar tentang adanya penggerebekan yang dilakukan pasukan Densus 88 di Genuk Sari, Semarang. "Saya belum tahu jika ada penangkapan," tutur Anton.Akan tetapi Anton membenarkan jika polisi menemukan sebuah KTP yang diduga memiliki keterkaitan dengan rumah yang digerebek di Temanggung. "Tapi penemuan KTP itu benar. Mungkin dari penemuan itu petugas terus mengembangkan. Yang pasti dia itu orang yang mengontrak rumah di Temanggung. Tapi saya lupa namanya," jelas Anton.Sebelumnya pada Sabtu (29/4) lalu pasukan Densus 88 menggerebek sebuah rumah kontrakan di Wonosobo dan Temanggung. Dari aksi tersebut polisi berhasil melumpuhkan empat tersangka teroris, dua orang tewas dan dua lainnya dapat dibekuk.
(ahm/)










































