Ratusan Warga Lereng Merapi di Sleman Mulai Diungsikan

Ratusan Warga Lereng Merapi di Sleman Mulai Diungsikan

- detikNews
Selasa, 02 Mei 2006 21:23 WIB
Sleman - Ratusan warga lereng Merapi di Kabupaten Sleman mulai diungsikan. Mereka yang diungsikan sebagian besar adalah warga lansia, balita, ibu hamil dan penyandang cacat.Warga yang sudah bersedia mengungsi diantaranya warga Dusun Kaliadem, Jambu dan Petung Desa Kepuharjo, Desa Glagaharjo, Dusun Pangukrejo Desa Umbulharjo Kecamatan Cangkringan. Total jumlah warga Desa Kepuharjo, Umbulharjo dan Glagaharjo yang mengungsi berdasarkan data di Posko Cangkringan hingga Selasa (2/5/2006) pukul 17.00 WIB mencapai 500-an orang.Sedangkan warga Dusun Turgo, Ngandong, Desa Hargobinangun Kecamatan Pakem dan Dusun Tunggularum Desa Girikerto belum bersedia mengungsi. Mereka masih bertahan di rumah masing-masing dan mengerjakan pekerjaan sehari-hari seperti merawat tanaman salak pondoh, sapi perah, kambing dll.Sejak siang hingga sore, para petugas posko Cangkringan dibantu aparat TNI/Polri langsung mendatangi setiap rumah. Mobil pengangkut baik truk dan bis disiapkan di dekat dusun masing-masing. Warga yang mempunyai anak-anak balita, ibu hamil dan lansia diminta untuk turun menuju posko pengungsian.Evakuasi untuk warga Kapuharjo dan Glagaharjo langsung ditampung di gedung SDN Kiaran, Desa Wukirsari dan kantor Kecamatan Cangkringan yang berjarak 4 kilometer dari tempat tinggal mereka atau 8 kilometer dari puncak Merapi. Sedangkan Desa Umbulharjo di balai desa setempat yang berjarak 7,5 kilo dari puncak atau 4 kilo dari rumah mereka. Untuk Dusun Pangukrejo, Desa Umbulharjo yang diungsikan mencapai 90 jiwa. Ketika tiba di balai desa, mereka langsung disambut Camat Cangkringan Henry Sutopo dan perangkat desa setempat. Satu jam setelah mereka datang, petugas belum melakukan pendataan. Mereka ditempatkan di aula desa dan duduk di lantai beralaskan tikar. Dihadapan warga, Henry Sutopo selaku muspika Cangkringan, meminta agar warga tenang dan tidak panik. "Anggaplah pengungsian saat ini untuk beristirahat sejenak dari kesibukan sehari-hari, sekaligus diperiksa kesehatannya," katanya.Sementara itu secara terpisah, Kepala Desa Kepuharjo, Agustino di balai desa mengatakan, selama dua hari ini, prioritas yang diungsikan adalah warga lansia, cacat, ibu hamil dan anak-anak. Sedang yang dewasa tetap berjaga di rumah dan sekitar kampungMenurut Agus untuk hewan ternak terutama sapi perah untuk sementara tetap berada di kandang masing-masing, karena tempat penampungan belum tersedia. Apabila dilakukan pemindahan ternak ke bawah atau ke tempat penampungan akan merepotkan karena lapangan yang disiapkan tidak bakal mampu menampung sapi perah milik warga yang mencapai 900-an ekor. "Untuk ternak memang belum, karena tempat belum siap. Lagipula ada sekitar 900-an sapi perah. Bila diturunkan semua akan repot," terangnya. (ahm/)


Berita Terkait