Mahendradatta Gandeng Zainuddin MZ Dirikan 'PBR'

Mahendradatta Gandeng Zainuddin MZ Dirikan 'PBR'

- detikNews
Selasa, 02 Mei 2006 16:49 WIB
Solo - Mahendradatta secara resmi mundur dari keanggotaan Partai Bintang Reformasi (PBR). Salah satu alasannya tidak cocok dengan gaya pemimpin PBR hasil Muktamar Islah di Bali. Selanjutnya dia akan menggandeng sejumlah tokoh, termasuk Zainuddin MZ untuk mendirikan 'PBR'. Hal tersebut diungkapkannya dalam jumpa pers di Solo, Selasa (2/5/2006). Mahendra mengaku Solo dipilih sebagai tempat berpamitan karena awal dia bergabung PBR pada Mei 2003 juga dinyatakan di Solo serta pada Pemilu 2004 lalu dia juga menjadi caleg DPR mewakili Jawa Tengah V yaitu Solo dan sekitarnya. Mahendra menambahkan hari ini juga telah menyampaikan surat pengunduran diri secara resmi kepada DPP PBR di Jakarta. Dalam jumpa pers tersebut Mahendra menyerahkan jaket hijau berlambang PBR kepada Safaruddin Nasution, Korda PBR Wilayah Surakarta, untuk diserahkan kepada partai. Ada beberapa alasan disampaikan Mehendra sebagai alasan mundur. Salah satunya adalah tidak cocok dengan gaya kepemimpinan figur yang terpilih sebagai pimpinan PBR dalam Muktamar Islah di Bali. "Daripada menjadi duri dalam daging dan semakin tertekan maka lebih baik saya mundur," paparnya. Dirikan 'PBR'Selanjutnya, kata Mahendra, dia akan tetap berjuang untuk kemaslahatan umat melalui jalur hukum serta bidang sosial. Selain tetap aktif di Tim Pembela Muslim (TPM), dia dan beberapa praktisi hukum berencana mendirikan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Umat (YLBHU).Selain itu Mahendra juga mengatakan akan aktif di bidang sosial dengan mendirikan sebuah yayasan sosial. "Namanya masih kami timbang-timbang, tapi juga menggunakan kata bintang. Mungkin namanya nanti Perkumpulan Bintang Rakyat atau Perkumpulan Bintang Republik," lanjutnya. Tentang yang akan diajak bergabung, Mahendra menyebut sejumlah nama. Diantaranya adalah KH Zainuddin MZ yang telah lebih dulu menyatakan akan 'istirahat dari kancah politik'. Selain itu sejumlah artis serta tokoh juga akan diajak. "Mungkin nanti juga Zaenal Ma'arif dan tokoh politik lainnya," kata dia. Dia menyangkal 'PBR' yang akan dibentuknya itu dimaksudkan untuk menggembosi PBR pimpinan Bursyah Zarnubi dengan dalih keduanya memiliki pijakan yang berbeda karena yang satunya satunya yayasan sosial sedangkan satunya lagi parpol. Namun ketika ditanya apakah yayasan yang akan didirikannya itu merupakan embrio parpol, Mahendra hanya mengatakan, "Nanti semua kegiatannya murni sosial dan sejauh ini belum ada pemikiran sejauh itu (menjadi embrio Parpol)." (jon/)


Berita Terkait