Gus Dur Tuding SBY Tugasi Sofyan Djalil Black Out Dirinya

Gus Dur Tuding SBY Tugasi Sofyan Djalil Black Out Dirinya

- detikNews
Selasa, 02 Mei 2006 16:41 WIB
Jakarta - Mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur mengaku pemberitaan dirinya telah dicekal oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Menkominfo. Pernyataan Gus Dur ini terkait komentarnya soal Tuban yang tidak boleh ditayangkan sebuah televisi swasta yang mewawancarainya."Saya tahu SBY minta Sofyan Djalil mem-black out pemberitaan soal saya. Sofyan ditugasi SBY untuk menghilangkan saya dari pemberitaan. Tulisen wae nek wani (Tulis saja kalau berani)," kata Gus Dur di kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2006).Menurut Gus Dur, pemerintah saat ini sudah menggunakan cara-cara lama dalam memberangus ruang politik lawan-lawan politik. Hal itu dinilainya tidak sehat untuk demokrasi ke depan.Dikatakan dia, menutupi kebenaran dengan melarang penyiaran hasil wawancara merupaka cara-cara yang busuk.Gus Dur menceritakan, pada 30 April 2006, di Bandara Juanda, Gus Dur mengaku diwawancari sebuah stasiun televisi. Namun hasil wawancara soal kerusuhan Tuban tidak ditayangkan. Wawancara itu memuat pernyataan Gus Dur agar rakyat jangan dibodohi dan dibohongi terus. "Begini akibatnya kalau rakyat dibohongi terus," kata Gus Dur kala itu.Hasil wawancara itu tidak ditayangkan, kata Gus Dur, karena adanya permintaan SBY ke Menkominfo Sofyan Djalil untuk mem-black out. (san/)


Berita Terkait