Tito Minta Vaksinasi di Daerah Pakai Pfizer-Moderna, Jangan Cuma Sinovac

Indra Komara - detikNews
Kamis, 23 Des 2021 11:17 WIB
Mendagri Tito Karnavian (Dok. Kemendagri)
Foto: Mendagri Tito Karnavian (Dok. Kemendagri)
Jakarta -

Mendagri Tito Karnavian mengingatkan kepala daerah untuk mempercepat program vaksinasi. Tito meminta Pemda mengoptimalkan vaksin AstraZeneca hingga Johnson&Johnson.

"Jangan hanya menggunakan CoronaVac/Sinovac-Bio Farma,namun juga mengoptimalkan vaksin AstraZeneca, Pfizer, Moderna, Johnson&Johnson. Selain itu perlu juga dilakukan percepatan vaksinasi dosis 2 sehingga mengurangi perbedaan (gap) capaian dosis pertama dan dosis kedua," demikian isi SE terbaru Tito, seperti dilihat Kamis (23/12/2021).

Tito minta kepala daerah percepat capaian target vaksin yang sudah disesuaikan. Yakni 70 persen untuk dosis pertama dan khusus lansia 60 persen untuk dosis pertama.

"Melakukan vaksinasi anak usia 6 tahun sampai dengan 11 tahun jika sudah memenuhi capaian 70 persen untuk dosis pertama dan lansia 60 persen untuk dosis pertama dengan menggunakan CoronaVac/Sinovac-Bio Farma," tulis SE Tito.

Kepala daerah juga diminta berkoordinasi dengan Kemenkes untuk mendeteksi dini varian Omicron. Laboratorium daerah diminta dilengkapi dengan fasilitas tes PCR, S Gene Target Failure (SGTF) serta memastikan sampel probabel Omicron dilakukan sekuensing genomik.

Lebih lanjut, Tito juga meminta dilakukan antisipasi lonjakan kasus COVID di rumah sakit rujukan khusus Corona. Kapasitas ruang perawatan isolasi, ICU, hingga logistik obat dan oksigen juga diminta diperkuat.

Simak juga 'Daftar Calon Vaksin Covid-19 buat Booster di Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/imk)