ADVERTISEMENT

Penumpang KRL Meningkat, Antrean Penyekatan di Stasiun Cawang-Tebet Mengular

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 22 Des 2021 22:28 WIB
Antrean di Stasiun Tebet (Foto: Zunita/detikcom)
Foto: Antrean di Stasiun Tebet (Foto: Zunita/detikcom)

Anne pun mengimbau warga yang ingin menggunakan KRL selain untuk bekerja agar naik di luar jam sibuk. Dengan demikian, tidak terjadi potensi kepadatan penumpang di stasiun maupun KRL.

"Oleh karena itu bagi masyarakat yang hendak menggunakan KRL di masa nataru ini terutama untuk keperluan selain bekerja, KAI Commuter menghimbau untuk naik KRL di luar jam-jam sibuk, saat KRL masih cenderung kosong dan belum ada penyekatan pengguna di stasiun. Jadwal perjalanan KRL dapat dilihat melalui situs web www.krl.co.id maupun aplikasi KRL Access. Di luar jam-jam sibuk pagi dan sore hari, masih terdapat total 455 perjalanan KRL setiap harinya dengan kondisi yang tidak padat pengguna," papar dia.

"Dengan melakukan perjalanan di luar waktu-waktu tersebut, pengguna dapat bepergian bersama dengan lebih nyaman, terhindar dari potensi kepadatan di stasiun maupun KRL. Kami mengajak para pengguna KRL untuk bekerja sama dengan saling mengingatkan protokol kesehatan kepada sesama pengguna. Mari kita dukung keleluasaan mobilitas yang sesuai ketentuan dengan memperketat protokol kesehatan. Untuk itu pengguna dapat memanfaatkan KRL yang cenderung kosong di luar jam-jam sibuk," imbuh Anne.

KAI Commuter juga mengatur pengguna dengan barang dagangan dan pengguna yang lanjut usia agar naik KRL di luar jam sibuk untuk kesehatan dan ketertiban bersama. Sementara itu, anak usia di bawah 5 tahun (balita) masih belum diizinkan untuk naik KRL.

Protokol Kesehatan Tetap Diawasi Secara Ketat

Selama masa layanan Natal dan Tahun Baru ini, kapasitas pengguna KRL juga masih dibatasi yaitu 45% dari kapasitas sesuai SE Menteri Perhubungan No. 112 Tahun 2021. Untuk menjaga kapasitas tersebut, pada saat jam-jam sibuk petugas akan melakukan penyekatan di Stasiun.

"KAI Commuter berterima kasih atas kedisiplinan pengguna saat mengikuti penyekatan di stasiun dan menunggu kereta di peron dengan berdiri sesuai marka yang ada. Di dalam KRL, para pengguna juga disiplin dengan tidak mengisi tempat duduk yang telah diberi tanda silang. Untuk itu kami mengajak pengguna untuk juga berdisiplin saat berdiri di dalam KRL, dengan mengambil posisi sesuai marka yang ada serta tidak memaksakan diri untuk masuk bila kereta telah terisi pengguna sesuai marka," ucap Anne.

Petugas di stasiun juga tetap melakukan pemeriksaan syarat kelengkapan naik KRL dengan menunjukkan bukti vaksinasi baik melalui scan aplikasi maupun memperlihatkan sertifikat vaksin. Setelahnya, pengguna dapat memanfaatkan fasilitas wastafel tambahan yang ada untuk mencuci tangan sebelum maupun sesudah naik KRL.

"Untuk lebih memaksimalkan proteksi di tengah kenaikan jumlah pengguna, KAI Commuter mewajibkan penggunaan masker ganda yang disarankan yaitu masker medis di dalam dengan dilapisi masker kain di luar. Untuk masker yang filtrasinya telah mencukupi yaitu antara lain masker KF94, KN95, dan N95 tidak perlu lagi dilapisi dengan masker kain. Aturan tambahan lainnya yaitu agar pengguna tidak berbicara secara langsung maupun melalui telepon genggam saat berada di dalam KRL juga masih berlaku," pungkas dia.


(mae/maa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT