ADVERTISEMENT

Promosikan Potensi Desa, Bupati Adakan Kegiatan 'Mubeng Kebumen'

Rinto Heksantoro - detikNews
Rabu, 22 Des 2021 21:40 WIB
Promosikan Potensi Desa, Bupati Adakan Kegiatan Mubeng Kebumen
Foto: Dok. Pemkab Kebumen
Kebumen -

Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) mengadakan kegiatan unik 'Mubeng Kebumen' atau keliling Kebumen. Hal tersebut dilakukan guna mempromosikan potensi yang ada di desa.

Untuk pertama kalinya, kegiatan tersebut diadakan di Rumah Budaya, Desa Tresnorejo, Petanahan, Rabu (22/12/2021). Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, pihaknya sengaja membuat kegiatan Mubeng Kebumen untuk mengangkat dan mempromosikan segala potensi yang ada di desa baik dari sisi kearifan budayanya, sumber daya alamnya, dan juga kemajuan SDM-nya.

"Dengan 'Mubeng Kebumen' ini kita ingin membangkitkan lagi semangat gotong-royong, semangat untuk menghidupkan kembali budaya masyarakat desa yang dikenal dengan kearifannya. Kita ingin, masyarakat nyengkuyung bareng membangun desanya masing-masing agar maju dan mandiri," kata Arif Sugiyanto.

Arif menyebut, ada 449 desa di Kebumen yang memiliki potensi berbeda-beda untuk bisa dikembangkan. Dengan kegiatan 'Mubeng Kebumen' ini, Bupati berkeinginan untuk bisa berkunjung ke semua desa yang ada di Kebumen, agar semakin tahu apa saja potensi-potensi yang bisa digali dari desa untuk kesejahteraan masyarakatnya.

"Seperti halnya di Desa Tresnorejo ini, ternyata dikenal dengan kebun anggurnya. Jadi warga di sini ramai-ramai tanam anggur, ini kalau dikelola lebih serius lagi, bisa melahirkan desa wisata agrobisnis. Belum lagi kebudayaan di sini juga kental, ada Janengan, Jaran Kepang, ada Rumah Tari juga, bisa dipadukan dalam satu paket wisata desa," terangnya.

Di masa kepemimpinannya, Arif bertekad untuk melepaskan Kebumen dari predikat Kabupaten termiskin di Jateng. Berbagai program pemerintah terus diarahkan dalam hal pemberdayaan masyarakat. Salah satunya 'Mubeng Kebumen' dengan mempromosikan potensi desa ke masyarakat.

"Kita promosikan potensi desa melalui sarana publikasi yang sudah disediakan di Kominfo. Kegiatan ini akan terus berlanjut, desa-desa tidak harus mewah-mewah untuk mengadakan kegiatan ini, kita bisa berbincang-bincang santai atau ngopi bareng dengan warga, itu sudah cukup, yang penting ada potensi ditampilkan," tandasnya.

(akd/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT