Pesawat Kepresidenan Akan Dipindah ke Soetta Imbas Revitalisasi Bandara Halim

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 22 Des 2021 16:52 WIB
Pesawat Kepresidenan
Foto: Ilustrasi pesawat kepresidenan (Luthfy Syahban/detikcom)
Jakarta -

Bandara Halim Perdanakusuma, Cililitan, Jakarta Timur (Jaktim) akan direvitalisasi. Imbasnya, empat skuadron akan dipindahkan oleh TNI Angkatan Udara (AU), termasuk pesawat kepresidenan.

"Untuk satuan-satuan yang berada di Lanud Halim, jadi ada beberapa satuan yang harus saya pindah untuk sementara," kata Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat acara Press Tour and Media Gathering di Gedung Ardhya Loka, Cililitan, Jaktim, Rabu (22/12/2021).

Skuadron pertama, kata Fadjar, adalah Skuadron 17 yang diperuntukan pesawat Presiden dan Wakil Presiden. Skuadron 17 akan dipindah ke Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Fadjar menuturkan Angkasa Pura II akan menyiapkan terminal untuk operasional Skuadron 17.

"Pertama Skuadron 17 itu karena untuk kegiatan Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden, kita mendapat tempat di Soekarno Hatta," ucap Fadjar.

"Pesawat-pesawat akan diberi ruang di sana, termasuk juga GMF-nya, kita bisa di dalam hanggar dan ada beberapa pesawat di luar. Terminal juga nanti terminal khusus disiapkan oleh Angkasa Pura II," lanjut Fadjar.

Fadjar lalu menjelaskan armada dan kegiatan operasional Skuadron 2 dan Skuadron 31 akan dipindah ke Pangkalan Udara (Lanud) Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat (Jabar). Armada yang dipindah ke sana bersifat siap terbang.

"Lalu untuk Skuadron 2 CN-295 dan Skuadron 31 pesawat Hercules, kita memindahkan ke Lanud Husein Sastranegara. Pesawat dipindah sifatnya siap terbang," ujar Fadjar.

Fadjar kemudian menambahkan Skuadron Teknik juga dipindah ke Husein Sastranegara. Skuadron Teknik bertugas untuk memelihara armada-armada milik TNI AU.

"Satu lagi Skuadron Teknik untuk pemeliharaan kami pindah ke Lanud Husein Sastranegara karena jarak dekat, lalu fasilitas misalnya mendukung untuk kegiatan operasi penerbangan, termasuk akomodasi dan personel-personel yang dipindahkan," terang Fadjar.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga 'Kemenhub soal Rencana Revitalisasi Halim: Demi Pertimbangkan Keselamatan':

[Gambas:Video 20detik]