Polri: Jabir Kena 2 Tembakan
Selasa, 02 Mei 2006 13:57 WIB
Jakarta - Keluarga mengklaim jenazah Jabir alias Gempur Budi Angkoro benar-benar mulus, tidak ada luka tembak dan bom. Namun Mabes Polri bersikukuh ada dua luka tembak yang menembus tubuh Jabir dalam penggerebekan di Wonosobo, Sabtu 29 April lalu."Dia kena dua tembakan, satu kena di dada, satu di kepala, dan keluarga sudah mengidentifikasi benar itu Jabir," ungkap Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (2/5/2006).Meski keluarga sudah mengidentifikasikan jenazah Jabir, Polri akan tetap mengikuti prosedur hukum yang berlaku. Tes DNA akan tetap dilakukan."Jadi keluarga yang meminta jenazah Jabir belum bisa, kita harus tes DNA dulu supaya tidak ada komplain," tegas Anton.Tes DNA, imbuhnya, akan ditangani Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. "Hasilnya kira-kira dua minggu lagi," katanya.Keluarga Jabir mengidentifikasi jasad kaki tangan Noordin M Top itu dari ciri-ciri yang melekat di tubuh Jabir, antara lain gigi, telinga dan hidung. Namun saat mengidentifikasi jenazah Jabir selama 1,5 jam di RS Bhayangkara, Semarang, keluarga tidak melihat ada luka tembak dan bom di tubuh sepupu Faturrohman Al Ghozi yang tewas di Filipina pada Oktober 2003 lalu. Keluarga hanya melihat luka memar dan jahitan di tubuh Jabir.
(umi/)











































