KSAD: Pembentukan Divisi III Kostrad Belum Bisa Dilakukan

KSAD: Pembentukan Divisi III Kostrad Belum Bisa Dilakukan

- detikNews
Selasa, 02 Mei 2006 13:43 WIB
Jakarta - TNI Angkatan Darat sejak lama merencanakan pengembangan Kostrad menjadi 3 divisi. Salah satunya akan ditempatkan di Papua. Namun karena dana yang cekak, rencana itu tidak mungkin direalisasikan dalam waktu dekat.Demikian penegasan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Djoko Santoso usai sertijab Pangkostrad di Markas Divisi Infanteri I Kostrad Cilodong, Bogor, Jawa Barat, Selasa (2/5/2006)."Sampai saat ini memang rencana itu tetap ada. Tapi belum dapat dilakukan dalam waktu dekat," ujar Djoko.Dia lantas bercerita, rencana penambahan divisi itu sudah ada pada 1980. Waktu itu Djoko Santoso masih sebagai ajudan Pangkostrad. Rencana pengembangan Kostrad disampaikan pada saat serah terima jabatan dari Pangkostrad Mayjen TNI Ismail ke Mayjen TNI Wiyogo."Tapi sampai saya jadi KSAD, itu belum secuil pun ada. Itu nanya perencanaan ke depan dan tergantung pada keuangan negara," imbuh dia.Diakui KSAD, untuk mengembangkan Kostrad menjadi 3 divisi jelas dibutuhkan anggaran yang sangat besar. "Dananya banyak sekali. Satu divisi itu ada 3 Brigade Infanteri, 1 Resimen Armed, dan 1 Batalyon Kavaleri. Ada juga markas divisi yang didukung oleh batalyon kesehatan, perbekalan, dan sebagainya. Jadi itu mahal sekali. Jadi itu belum ada, baru perencanaan internal saja," tegas Djoko.Ditanyakan apakah rencana pengembangan Kostrad itu terkait dengan situasi Papua yang akhir-akhir ini memanas, Djoko membantah hal itu. "Itu tidak ada hubungannya. Karena persoalan di Papua itu dapat ditangani oleh Kodam, Polda dan aparat yang sudah di sana," jelas KSAD. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads