Kapolri hingga Menkes Tinjau Pelabuhan Merak Jelang Libur Nataru 2022

Muhammad Iqbal - detikNews
Rabu, 22 Des 2021 13:03 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit hingga Menkes Budi Gunadi Sadikin meninjau Pelabuhan Merak menjelang Nataru 2022
Kapolri Jenderal Listyo Sigit hingga Menkes Budi Gunadi Sadikin meninjau Pelabuhan Merak menjelang Nataru 2022. (Muhammad Iqbal/detikcom)
Cilegon -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hingga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau Pelabuhan Merak menjelang libur Natal dan tahun baru 2022. Kapolri minta ke jajarannya memperketat prokes masyarakat yang melakukan mudik.

"Pengalaman tahun lalu pasca-Nataru terjadi peningkatan 2 kali lipat atau 2 setengah kali lipat. Ini tentunya harus kita jaga, bagaimana agar aktifitas mobilitas masyarakat tetap bisa berjalan, namun di sisi lain protokol kesehatannya harus kita pastikan bahwa semuanya berjalan dengan baik. Oleh karena itu, kita laksanakan pengecekan langsung di lapangan, di 2 titik," kata Sigit di Pelabuhan Merak, Rabu (22/12/2021).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit hingga Menkes Budi Gunadi Sadikin meninjau Pelabuhan Merak menjelang Nataru 2022Kapolri Jenderal Listyo Sigit hingga Menkes Budi Gunadi Sadikin meninjau Pelabuhan Merak menjelang Nataru 2022. (Muhammad Iqbal/detikcom)

Sejauh ini, kata Sigit, persiapan pengamanan Nataru sudah dipersiapkan secara matang, baik di Pelabuhan Merak maupun Bakauheni. Pos pemeriksaan hingga tempat isolasi sementara pun sudah disebar di beberapa titik.

"Tadi juga dilaporkan baik di Bakauheni maupun di Merak telah disiapkan Pospam dan Pos Pelayanan, di mana selain mengantisipasi terjadinya kemacetan manakala terjadi antrean penumpang, di satu sisi disiapkan pos-pos untuk memberikan pelayanan untuk melaksanakan pengecekan terkait masalah protokol kesehatan," kata dia.

Pos-pos yang disiapkan di beberapa titik itu digunakan untuk pemeriksaan syarat-syarat perjalanan bagi para pemudik. Jika didapati pemudik yang positif COVID-19, akan dibawa ke tempat isolasi sementara yang sudah disiapkan.

"Dan juga tempat isolasi sementara apabila didapatkan masyarakat yang kedapatan positif setelah dilaksanakan pemeriksaan dengan menggunakan aplikasi yang ada, kemudian tentunya dari tempat isolasi akan diteruskan ke rumah sakit rujukan terdekat ataupun yang sudah diatur," ujarnya.

Selain Kapolri dan Menkes Budi Gunadi, turut hadir Menko PMK Muhadjir dan Menhub Budi Karya Sumadi.

(eva/eva)