Sakit, Eks Petinggi GAM Absen dari Panggilan Polisi Terkait Dugaan Makar

Agus Setyadi - detikNews
Rabu, 22 Des 2021 10:39 WIB
Sejumlah warga kibarkan bendera bulan bintang saat milad GAM (dok. Istimewa)
Sejumlah warga mengibarkan bendera Bulan Bintang saat milad GAM (dok. Istimewa)
Banda Aceh -

Ketua Muallimin Aceh Zulkarnaini Hamzah alias Teungku Ni tidak menghadiri pemanggilan polisi untuk dimintai keterangan dalam penyelidikan dugaan makar terkait pengibaran bendera Bulan Bintang. Peristiwa itu terjadi saat milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Lhokseumawe.

"Teungku Ni tidak hadir dalam jadwal pemeriksaan klarifikasi kemarin dikarenakan sakit," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy saat dimintai konfirmasi, Rabu (22/12/2021).

Mantan Panglima GAM Wilayah Pase itu seharusnya dimintai keterangan di Ditreskrimum Polda Aceh, Selasa (21/12). Winardy mengatakan Polda Aceh bakal menjadwalkan ulang pemanggilan Teungku Ni.

"Polda Aceh akan melakukan reschedule ulang klarifikasi tersebut agar mendapatkan keterangan yang bersangkutan terkait motif dan niat serta tujuan peristiwa 4 Desember yang lalu di Lhokseumawe," ujar Winardy.

Winardy menyebut sejauh ini penyidik baru memanggil Teungku Ni terkait pengibaran bendera tersebut. "Beliau saja saat ini, perkembangan nanti kita sampaikan," ujar Winardy

Untuk diketahui, Polda Aceh saat ini sedang menyelidiki ada-tidaknya unsur makar dalam pengibaran bendera Bulan Bintang. Kasus itu ditangani Ditreskrimum.

"Kita masih penyelidikan, apakah niat dan motif yang bersangkutan sejalan dengan Pasal 106 KUHP tentang makar," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (18/12).

Winardy menyebut polisi telah meminta agar bendera Bulan Bintang tidak dikibarkan dan mencoba menghentikan kegiatan saat itu. Namun, katanya, imbauan itu tidak dituruti massa.

"Ditreskrimum Polda Aceh sedang melakukan penyelidikan terkait pengibaran bendera Bulan Bintang yang sama pada pokoknya dengan bendera GAM dulu di Lhokseumawe pada saat milad 4 Desember yang lalu," jelas Winardy.

Sebelumnya, peringatan milad GAM di wilayah Muara Dua, Lhokseumawe, Aceh, diawali dengan pengibaran bendera Bulan Bintang. Bendera berkibar di tiang sekitar 30 menit.

Upacara pengibaran bendera Bulan Bintang digelar di halaman Masjid Jamik At-Tahrir Kandang, Desa Meunasah Manyang, Muara Dua, Lhokseumawe, Sabtu (4/12). Pasukan pengibaran bendera berbaju putih, celana hitam, serta mengenakan selempang garis hitam putih.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.